Menu

Mode Gelap
Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota Mayapada Hospital Tangerang Banyak Layani Pasien BPJS Kesehatan Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan Rini Maryono: Posyandu di Porisgaga Baru Agar Laksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal Rekayasa Lalin di Jembatan Bayur, Polisi dan PUPR Pasang Pembatas Beton

Tangerang Raya

Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Azizah, Putri Wapres Singgung Masalah Lingkungan

badge-check


					Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Azizah, Putri Wapres Singgung Masalah Lingkungan Perbesar

TANGERANG-Kerja politik bakal calon walikota Tangsel Siti Nur Azizah kian cepat saja jelang coblosan, Desember mendatang. Dari menghadiri acara warga, mengikuti pengajian hingga melakukan sejumlah aktivitas sosial.

Terbaru, ia meletakan batu pertama Rumah Tahfidz dan pembangunan Masjid Nurul Azizah, di Kampung Buaran Timur, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong Utara, Rabu (26/8).

Azizah mengatakan, pembangunan masjid dan rumah tahfidz merupakan cita-cita mulia yang harus ditebarkan setiap insan manusia. Maka itu, ketika nanti sudah jadi tentunya akan menjadi tempat yang punya banyak keberkahan. Dua tempat tersebut akan melahirkan generasi mulia, yang bisa menjadi pemimpin bangsa.

“Saya meyakini rumah tahfidz dan masjid juga bisa menjawab tantangan zaman. Terutama dalam mencetak generasi muda yang mumpuni bisa menguasai ilmu pengetahuan dan agama. Dua hal itu menurut saya sangat penting,” katanya.

Dirinya juga menyinggung soal bangunan tempat ibadah tersebut. Seperti desain, konsep lingkungan, dan lain sebagainya. Hal itu menurutnya penting karena menyangkut kehidupan dan tata kelola lingkungan.

Ia mencontohkan banyaknya pemanfaatan sumber air bawah tanah dengan sumur dangkal maupun dalam bisa membahayakan kehidupan manusia. Kekeringan di kala kemarau panjang, banjir dikala hujan adalah contoh dimana air hujan tidak kita kelola dengan baik.

“Saya berharap ke depan Tangsel akan menjadi Rain Harvesting City, kota yang memanen air hujan,” ujarnya.

Persoalan lingkungan lainnya seperti sampah juga harus dipikirkan. Putri Wapres ini mengaku punya program untuk masalah tersebut. Namanya Jelita atau jemput limbah rumah tangga bisa diaplikasikan di sini. Apa itu program jelita? Yang program revitalisasi sistem bank sampah yang ada. Dengan sistem ini ia berharap sampah akan menjadi sebuah program pemberdayaan masyarakat Tangsel ke depan.

Bila itu bisa diwujudkan, ia yakin bakal ada perubahan yang nyata di Kota Tangsel. Minimal soal tata kelola lingkungan. Maka itu, rumah ibadah seperti masjid bisa menjadi pelopor dalam hal perubahan. Sehingga nanti bisa menular pada kebiasaan masyarakat.

“Saya berharap masjid dan rumah Tahfidz ini jadi yang pertama di Tangsel, sebagai masjid dan tempat pendidikan yang berorientasi go green. Sebut saja ECO masjid,” ujarnya.(rls/setia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota

16 Mei 2026 - 19:35 WIB

Mayapada Hospital Tangerang Banyak Layani Pasien BPJS Kesehatan

11 Mei 2026 - 08:21 WIB

Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru

7 Mei 2026 - 23:53 WIB

Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan

7 Mei 2026 - 22:48 WIB

Trending di Nasional