Pria WNA Pelaku Pembunuhan Wanita Bertato Kupu-Kupu Terancam Hukuman Mati

0
 
Tangerang, Jagadbanten.id – Jajaran Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap seorang pria warga negara asing, SRH tersangka  pembunuhan  terhadap Elis Sugiarti (49) yang jasadnya terbungkus bed Cover yang ditemukan warga di sungai Cisadane pada, hari Jum’at 9 Desember lalu.
 
Dari pemeriksaan terhadap tersangka, Polisi berhasil mengungkap motif tersangka menghabisi nyawa wanita bertato kupu – kupu itu karena ingin menguasai harta korban.
 
“Motifnya ingin menguasai harta benda milik korban, Jam tangan Rolex dan Mobil Honda HRV,” ungkap Kapolres Metro Tangerang kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dalam konferensi pers. Jum’at (30/12/22).
exif jpeg 420 Zain menuturkan, tersangka dan korban sudah saling mengenal karena tersangka mengontrak rumah korban di wilayah Pondok Aren , Kota Tangerang Selatan.
 
Dalam melakukan aksinya, SRH mendekati korban yang saat itu berada di rumah kontrakan tersangka untuk membicarakan jual beli rumah yang ingin dibelinya tersangka 
 
Di rumah itu juga, kata Zain, tersangka melakukan pembunuhan dengan cara mencekik leher korban dengan seutas tali yang sudah dipersiapkannya.
 
Setelah korban meninggal dunia kemudian tersangka membawa jasad korban dan membuangnya ke sungai Cisadane agar aksinya tidak diketahui dan korban tidak ditemukan.
 
Kapolres juga mengungkapkan sebelum melakukan aksi jahatnya itu, pelaku diketahui telah mempelajari cara membunuh dari Internet.
 
“Dari handphone miliknya tersangka sebelum menghabisi nyawa korban, pelaku sebelumnya belajar bagaimana cara membunuh seseorang melalui internet,” ungkapnya.
 
Tersangka yang diketahui juga pernah melakukan tindak kejahatan penganiayaan terhadap pacarnya dan juga penggelapan mobil di wilayah Jakarta itu, awalnya  tidak mengakui perbuatannya, namun setelah di tunjukan beberapa hasil rekaman CCTV dan jejak digital handphone miliknya baru tersangka tidak bisa mengelak.
 
“Awalnya tersangka ini tidak kooperatif, namun setelah ditunjukkan hasil digital forensic dari history browser internet salah satu handphonenya, 4 hari sebelum pembunuhan dilakukannya, dia mencari infomasi atau belajar cara menjerat orang sampai mati dan cara melenyapkan mayat,” urai Kapolres.
 
Selain menangkap tersangka SRH, Polisi juga mengamankan 2 orang yang menjadi penadah mobil korban di wilayah Solo Jawa Tengah. 
 
Dari pengungkapan kasus itu, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti 4 unit Handphone milik tersangkal, 1 unit Handphone milik korban, seutas tali dan unit mobil milik tersangka dan korban yang telah berada di wilayah Provinsi Bali.
 
Akibat perbuatannya itu tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana, pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan orang meninggal dunia sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHP, 338 KUHP, 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.(Andry)
Loading...