TANGERANG, Jagadbanten.id – Mustahik Kota Tangerang kini memiliki toko ritel Z-Mart yang berada di halaman Masjid Raya Al-A’zhom, Kelurahan Sukasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
Toko ritel Z-Mart yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang itu direncanakan akan hadir di setiap masjid di Kota Akhlakul Karimah.

Z-Mart yang 100 persen sahamnya milik mustahik menyediakan berbagai kebutuhan yang dijual seperti sembako, kebutuhan sehari-hari dan minuman ringan.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi Baznas Kota Tangerang yang meluncurkan program Z-Mart dan Z-Corner yang kepemilikannya oleh mustahik.
Menurutnya, ini untuk mewujudkan pemberdayaan ekonomi mikro kecil bagi mustahik.”Saya menyampaikan apresiasi untuk Baznas yang menggagas program ini,” kata Sachrudin saat peresmian di halaman Masjid Raya Al-A’zhom, Jumat 18 September 2026.
Sachrudin mengingatkan, bahwa tugas pokok kita menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat. Karena itu harus berkolaborasi dan membangun sinergi yang baik. Baznas sendiri telah memiliki program yakni merubah penerima jadi pemberi atau dari mustahik menjadi muzaki.
Menurut Sachrudin bahwa masjid telah menjadi tempat bersilaturahmi dan juga pusat ekonomi. Kehadiran Z-Mart dan Z-Corner di setiap masjid akan menjadi pusat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Kota Tangerang.
Adanya toko ritel Z-Mart dan Z-Corner disambut positif Ketua Umum Masjid Raya Al-A’zhom Maryono Hasan.
Menurutnya program yang diluncurkan Baznas Kota Tangerang itu didukung berbagai pihak terutama Pemerintah Kota Tangerang. Dirinya berharap zakat yang berasal dari ASN Pemerintah Kota Tangerang melaui Baznas dapat bermanfaat dan berdampak.
Berdayakan Ekonomi Mustahik
Wakil Ketua ll Baznas Kota Tangerang, Danni Budianto Saragih, mengatakan Baznas Kota Tangerang berada di wilayah kota perdagangan dan jasa. Karena itu keberadaannya ingin memberdayakan ekonomi mustahik.”Jadi kita ingin mewarnai lewat pemberdayaan ekonomi ini,” ujarnya.

Danni mengungkapkan, subtansi zakat adalah merubah mustahik menjadi muzaki. Merubah mereka menjadi mandiri dan yang paling mulia menjadi muzaki. Sebab itu Baznas Kota Tangerang menggagas banyak program pemberdayaan ekonomi untuk mereka.
Seperti dibuatnya toko ritel Z-Mart yang para pemiliknya mustahik yang terdiri dari 10 orang. Sebelumnya mereka dilakukan seleksi dan ditanya kesiapannya. Kemudian mendapat suntikan dana untuk toko ritel tersebut Rp 100 juta.
Kata Danni, Baznas Kota Tangerang melakukan pembinaan dan pemantauan dari sisi bisnis. Sedangkan pihak masjid bertanggungjawab dalam memakmurkan dan meramaikan lokasinya.
Toko ritel Z-Mart di lingkungan masjid ini merupakan yang pertama hadir di Kota Tangerang dan Banten. Tahun ini Baznas Kota Tangerang akan meluncurkan toko serupa milik mustahik sebanyak 46 toko ritel Z-Mart. (iwan)









