Menu

Mode Gelap
PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia Kamilla Azzahra Rilis Hate To The Moon Komisi 1 Tegaskan Penyesuaian Izin Hotel Aston Cimone Harus Segera Dilakukan Police Goes To School, Polisi Ajak Pelajar SDN Cibodas Tertib Berlalu Lintas DPRD Kota Tangerang Dorong Peran Olahraga Masyarakat Melalui KORMI Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden

Tangerang Raya

PMI Kecamatan Benda Tetap Gelar Donor Darah di Rumah  

badge-check


					PMI Kecamatan Benda menggelar donor darah di salah satu rumah warga.(ist) Perbesar

PMI Kecamatan Benda menggelar donor darah di salah satu rumah warga.(ist)

TANGERANG- Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menipis. Penurunan stok tersebut terjadi lantaran efek domino atas wabah virus corona tipe baru, SARS-CoV-2, di wilayahnya.

PMI Kecamatan Benda terus melakukan kegiatan donor darah di rumah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang ada di PMI kota Tangerang.

Hasbullah selaku ketua PMI kecamatan Benda mengatakan alhamdulillah saat ini pihaknya terus melakukan kegiatan donor darah di rumah untuk mengajak para anggota dan masyarakat yang ada di sekitar rumah supaya terbangun untuk terus membantu saudara-saudara yang saat ini membutuhkan darah di rumah sakit.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Tangerang dr. David H Sidabutar mengatakan, layanan mendatangi donor kerumah dan antar-jemput donor darah dilakukan untuk memenuhi stok darah yang saat ini sudah mulai berkurang yang ada di PMI Kota Tangerang untuk persediaan darah perharinya.

“Ini program untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya dalam keadaan Physical Distancing, dengan cara seperti ini, masyarakat tidak perlu takut untuk donor darah dan juga dapat memenuhi stok darah” ujar kepala Unit Donor Darah PMI Kota Tangerang David H Sidabutar. Tangerang, Kamis (11/6/2020)

Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan mengatakan, penurunan stok darah ini lantaran warga takut keluar rumah untuk mendonorkan darahnya.

Ade menuturkan, walau menipis tapi ia memastikan kalau stok darah masih ada sampai saat ini. Namun mengingat ini masa pandemi pihaknya tak bisa memastikan kelangsungan stok itu.

“Untuk ini kita menggunakan status motivasi donor, karena supaya stok di PMI Kota Tangerang tetap aman. Kalo untuk jumlah stok darah sudah mulai menipis,” kata Ade

Ade menyebut, penurunan jumlah pendonor tersebut masih mengkhawatirkan karena hal itu mempengaruhi langsung stok darah di Kota Tangerang.  “Hampir 90% persen ya (penurunan),” singkatnya.

Mewabahnya virus corona, imbuh Ade, menjadi salah satu penyebab utama kekhawatiran warga untuk mendonorkan darahnya.

PMI

Kegiatan donor darah yang digelar PMI Benda dan PMI Kota Tangerang di salah satu rumah.(ist)

Ade menerangkan, virus COVID-19 tidak menular melalui darah atau pun kegiatan donor darah. “Edukasi dibutuhkan kepada pendonor darah dan masyarakat bahwa donor darah aman,” kata Ade.

Atas hal itu, kegiatan donor darah di kantor PMI maupun di luar menggunakan mobil unit tetap akan dilaksanakan. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan stok darah yang ada PMI Kota Tangerang, meski masyarakat dibatasi untuk berpergian ke tempat-tempat keramaian.(rls/setia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia

24 Mei 2026 - 06:59 WIB

Kamilla Azzahra Rilis Hate To The Moon

23 Mei 2026 - 20:50 WIB

Komisi 1 Tegaskan Penyesuaian Izin Hotel Aston Cimone Harus Segera Dilakukan

21 Mei 2026 - 13:14 WIB

Police Goes To School, Polisi Ajak Pelajar SDN Cibodas Tertib Berlalu Lintas

19 Mei 2026 - 12:02 WIB

Trending di Hukrim