Menu

Mode Gelap
Aurel Bawa Semangat Peduli Lingkungan di Ajang Miss Bintang Remaja Indonesia 2026 Dukung Indonesia Maju, Pemilik Warung di Tangerang Tak Takut Disensus Ekonomi BPPH MPC PP Kota Tangerang Kawal Korban Penculikan oleh Polisi Gadungan di Rajeg Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar Wali Kota Sachrudin: Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang

Tangerang Raya

Tangsel Tetap Gelar MTQ ke-XII Dengan Prokes Ketat

badge-check


					Tangsel Tetap Gelar MTQ ke-XII Dengan Prokes Ketat Perbesar

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan tetap melangsungkan MTQ ke-XII Tingkat Kota Tangerang Selatan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.

 

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga, dalam Pembukaan MTQ Ke-XII Tingkat Kota Tangerang Selatan di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Jumat (02/07).

 

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQ ini akan menggunakan protokol kesehatan yang maksimal. Sehingga tidak menjadi klaster baru Covid-19. Sebagaimana yang dikhawatirkan oleh masyarakat atau stakeholder lainnya.

 

“MTQ adalah identitas dari Kota Tangerang Selatan sehingga tidak bisa dihilangkan atau tetap harus dilakukan,” ujar Pilar usai menghadiri Pembukaan MTQ Kota Tangerang Selatan itu.

 

Dia menambahkan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan panitia, juri dan peserta. Diantaranya yaitu setiap orang yang berperan didalamnya harus dicek apakah terbebas dari Covid-19 sehingga tidak menyebabkan penularan dalam kegiatan.

 

Kemudian dia menambahkan dari koordinasi yang dilakukan oleh Pemkot dan Kementerian Agama adalah kegiatan yang dipercepat sehingga tidak memakan waktu lama. Kemudian juga dilakukannya dalam tempat terpisah. “Sebenarnya tahun lalu juga memanfaatkan teknologi, jadi bukan hal yang baru,” kata Pilar.

 

Sementara Ketua LPTQ Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, menjelaskan ikhtiar, doa, dan tawakkal mutlak dilakukan dan kegiatan MTQ salah satu upayanya.

“Semoga dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, wabah Covid-19 di Kota Tangsel dapat melandai dan hilang, kita yakin Al-Qur’an adalah rahmat dan obat,” ujarnya.

 

Kemudian Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak, mengingatkan kegiatan MTQ ini harus terus ditingkatkan di masa-masa mendatang, karena merupakan salah satu bagian dari syi’ar agama, khususnya mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an dengan cara meningkatkan pemahaman tentang isi dan kandungan kitab suci Al-Qur’an.

 

“MTQ bukanlah acara seremonial belaka, bukan hanya sebagai ajang untuk mencari yang terbaik dengan kategori-kategori yang dilombakan, tapi sebuah kegiatan untuk lebih mencintai dan memahami Al-Qur’an,” pungkasnya.(rls)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aurel Bawa Semangat Peduli Lingkungan di Ajang Miss Bintang Remaja Indonesia 2026

26 Juni 2026 - 14:30 WIB

Dukung Indonesia Maju, Pemilik Warung di Tangerang Tak Takut Disensus Ekonomi

26 Juni 2026 - 11:38 WIB

BPPH MPC PP Kota Tangerang Kawal Korban Penculikan oleh Polisi Gadungan di Rajeg

25 Juni 2026 - 21:00 WIB

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar

23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Trending di Politik