Menu

Mode Gelap
BPPH MPC PP Kota Tangerang Kawal Korban Penculikan oleh Polisi Gadungan di Rajeg Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar Wali Kota Sachrudin: Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru

Banten

Wakil Ketua Komisi II : “Penanganan Stunting di Kota Tangerang, Utamakan Pembinaan Kesehatan Ibu Hamil “

badge-check


					Wakil Ketua Komisi II : “Penanganan Stunting di Kota Tangerang, Utamakan Pembinaan Kesehatan Ibu Hamil “ Perbesar

 

Tangerang,Jagadbanten.id – Wakil Ketua Komisi II DPRD Riyanto, menyambut sederet program yang dilakukan Pemkot Tangerang dalam rangka menekan dan mencegah stunting di Kota Tangerang.

Menurut Riyanto, kasus stunting harus dicegah dengan intervensi pemerintah terutama memberikan perhatian dan membina para ibu hamil.

“Program penanganan stunting  terintegrasi antar OPD harus terus dilakukan pemkot, agar angka stunting terus turun, kalau dilihat data angka stunting di kota masih di bawah kota Tangsel,” ujar Riyanto.

Wakil rakyat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga mengatakan, stunting tidak sama dengan gizi buruk.

Stunting identik dengan perkembangan anak di bawah normal yang disebabkan sang ibu tidak memiliki akses makanan yang sehat dan bergizi.

“Untuk itu penanganan utamanya dengan membina kesehatan dan gizi para ibu hamil dan bayi yang dilahirkan pada masa 1000 hari pertama kehidupan,”  ujar dia.

Ia pun mengapresiasi sederet program yang dijalankan oleh Dinkes Kota Tangerang sehingga angka stunting mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

“Harapannya Dinkes harus memberikan perhatian penuh kepada ibu hamil di kota Tangerang. Selain itu juga kepada anak- anak balita agar terhindar dari gizi buruk dan berbagai penyakit lainnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, diketahui Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni menyatakan Dinkes telah menggunakan aplikasi SiData untuk melakukan pendataan anak berstatus stunting dengan terinci, yakni by name by address.

Sehingga, intervensi yang disiapkan akan lebih sesuai target yang dibutuhkan mereka anak, keluarga atau lingkungan berstatus stunting. 

Program yang dikerahkan Dinkes, kata dr Dini dalam penanganan kasus stunting cukup banyak,  diantaranya, dalam konsumsi pangan dilakukan promosi dan konseling menyusui, pemberian makanan bayi anak pada masa 1000 hari pertama kehidupan, sumplementasi gizi makro, suplementasi tablet penambah darah, suplemen ibu hamil, vitamin A, kalsium dan zinc serta fasilitas Pos Gizi. (Andry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPPH MPC PP Kota Tangerang Kawal Korban Penculikan oleh Polisi Gadungan di Rajeg

25 Juni 2026 - 21:00 WIB

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar

23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Wali Kota Sachrudin: Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

23 Juni 2026 - 08:57 WIB

Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang

19 Juni 2026 - 20:02 WIB

Trending di Lifestyle