Menu

Mode Gelap
Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar Warga Lingkungan RT 01/08 Kelurahan Gaga Kompak Kerja Bakti Pasang Paving Block Jalan Seminar dan Gathering 2026, ACE Banten: Pererat Solidaritas dan Tingkatkan Kompetensi

Budaya

Satu Suro, Menteri Kebudayaan: Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Bukan Sekedar Tontonan, Sarat Nilai Budaya dan Spiritual

badge-check


					Kirab Pusaka Malam 1 Suro.(ist)
Perbesar

Kirab Pusaka Malam 1 Suro.(ist)

SURAKARTA, Jagadbanten.id – Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan Kirab Pusaka dalam rangka peringatan kegiatan malam satu suro dini hari 27 Juni 2024.

Kirab Pusaka langsung dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Dalam suasana yang khidmat dan sakral, pusaka-pusaka keraton seperti keris dan tombak diarak mengelilingi Alun-Alun Lor, dikawal oleh abdi dalem dan prajurit Keraton Surakarta.

Kegiatan yang sarat nilai budaya dan spiritual ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah, tak terkecuali Kementerian Kebudayaan.

Terlihat Fadli Zon begitu antusias mengikuti bersama ribuan peserta kirab pusaka yang berjalan sekitar 8 kilo meter itu.

Menurut politisi Partai Gerindra usia kegiatan menyebutkan bahwa Kirab Pusaka momen penting terlebih bersamaan dengan malam satu suro. “Kita berharap kegiatan tersebut terus berlangsung, sehingga ciri kebudayaan tanah air tidak pernah hilang hingga ke generasi berikutnya,” jelas Fadli Zon kepada wartawan.

Fadli Zon menambahkan, pemerintah akan mendukung keberlanjutan kegiatan budaya seperti Jambore Keris 2025 dan juga Kirab Pusaka. Tujuannya agar nilai-nilai luhur bangsa tidak luntur di tengah modernisasi.

Kirab Pusaka Malam 1 Suro.(ist)

Menurut Fadli Zon bahwa, Kirab Pusaka ini bukan sekadar tontonan, melainkan bentuk laku spiritual dan refleksi diri.”Tentunya nilai-nilai seperti ini harus terus kita rawat. Kirab ini menandai pergantian Tahun Baru Jawa, serta menjadi wujud refleksi spiritual masyarakat Jawa.” imbuhnya.

Dengan mengusung semangat “Merawat Warisan, Menguatkan Jati Diri Bangsa”, Kirab Malam Satu Suro dan Jambore Keris 2025 tidak hanya menjadi peristiwa budaya, namun juga momentum penting dalam mempererat identitas kebangsaan melalui penghormatan terhadap sejarah dan nilai-nilai luhur nenek moyang.

“Pastinya pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan  akan terus mensupport kegiatan tersebut,” ujarnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang

19 Juni 2026 - 20:02 WIB

Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh

19 Juni 2026 - 07:28 WIB

Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru

14 Juni 2026 - 20:59 WIB

Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar

14 Juni 2026 - 13:46 WIB

Trending di Ekonomi