TANGERANG, Jagadbanten.id – Di wilayah Kota Tangerang, Banten, masih banyak warga yang tinggal di rumah tidak layak huni (Rutilahu).
Mengurangi jumlah rumah tidak layak huni Pemerintah Kota Tangerang maupun Pemerintah Pusat terus meluncurkan program bantuan ke warga untuk memperbaiki rumahnya.

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) lewat program Bedah Rumah.
Sedangkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) lewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Lewat program itu diharapkan muncul swadaya atau gotong-royong untuk memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni tersebut.
Bantuan untuk program BSPS per rumah yang tidak layak huni Rp 20 Juta. Uang sebesar itu dirinci Rp 17.500.000 untuk pembelian bahan material bangunan dan sisanya Rp 2.500.000 untuk membayar upah tukang.
Kasi Ekonomi Pembangunan Kelurahan Cipondoh, Adih Ismana mengatakan, masih banyak rumah warga yang tidak layak huni di wilayahnya dan umumnya di Kota Tangerang.
“Program bedah rumah baik itu dari Pemerintah Kota Tangerang maupun pusat sangat disambut warga,” katanya saat sosialisasi program BSPS Provinsi Banten untuk warga Kelurahan Cipondoh di Aula Kantor Kelurahan Cipondoh, Selasa 7 Juli 2026.
Ia mengungkapkan, karena masih banyak warga yang tinggal di rumah tidak layak huni maka program tersebut agar diperbanyak sasarannya di Kota Tangerang.
Diketahui penerima manfaat untuk program BSPS di Kota Tangerang tahun ini ada 15 orang. Sedangkan warga yang butuh program bantuan tersebut sangat banyak.
Kualitas Warga Agar Meningkat
Warga yang mendapat bantuan bedah rumah maupun program BSPS diharapkan secara kualitas kehidupannya meningkat.
“Agar warga yang menerima manfaat program ini secara kualitas meningkat dan menjadi mandiri,” kata Lurah Cipondoh, Septi Dwi Ratu Nirwana, saat membuka kegiatannya.
Septi menegaskan bahwa bantuan ini agar memicu warga lebih mandiri. Seperti menjadi peduli terhadap lingkungan, terhadap kesehatan dan kebersihannya.
Tidak sekadar semata-mata mengharapkan bantuan. Tetapi ada perubahan postif bagi penerima manfaat ini.
Bantuan Dimanfaatkan Sebaik-baiknya

Sosialisasi program BSPS Provinsi Banten di Kelurahan Cipondoh, Kota Tangerang.(iwan)
Koordinator Program BSPS Kota Tangerang, Andi Wijaya mengatakan, agar warga memanfaatkan bantuan program ini sebaik-baiknya.”Lakukan apa yang benar-benar harus dipenuhi saja,” katanya.
Dirinya mengingatkan, ini merupakan program swadaya maka jangan dipaksakan dalam pembangunannya. Misalnya dengan membongkar semua bangunan. Sementara swadaya hanya ada 1 juta. Cukup kebutuhan yang utama saja yang dibetulkan.
Diharapkan setelah rumahnya diperbaiki lewat program BSPS warga bisa tinggal di rumah yang layak huni. Rumah sehat, bersih dan nyaman.(iwan)






