Menu

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Kelas Literasi AI DPAD Kota Tangerang Bantu Promosi Produk UMKM

badge-check

Kepala DPAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasy membuka kegiatan Kelas Literasi AI di Gedung Perpustakaan Kota Tangerang.(ist) Perbesar

Kepala DPAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasy membuka kegiatan Kelas Literasi AI di Gedung Perpustakaan Kota Tangerang.(ist)

TANGERANG, Jagadbanten.id – Peserta yang mengikuti Kelas Literasi AI (Artificial Intelligence) dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang mengaku terbantu promosi produk UMKM-nya setelah memahami AI untuk kepentingan usaha.

Dalam kegiatan tersebut DPAD Kota Tangerang kembali menggelar Kelas Literasi AI dengan mengusung tema “Naik Level dengan AI, Yuk Bikin Asisten Pintar dan Karya dengan AI” yang diadakan di Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kota Tangerang.

Sebanyak 78 peserta itu mengikuti Kelas Literasi AI dengan pembelajaran dibagi batch 1 dan batch 2 secara gratis. Peserta merupakan masyarakat umum terdiri dari para mahasiswa, kaum ibu, karyawan swasta dan pelaku UMKM.

Kepala DPAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasy mengatakan, digelarnya kelas literasi AI ini untuk meningkatan literasi, pengetahuan dan keterampilan soal AI bagi masyarakat.

Diharapkan mereka yang mengikuti kegiatan ini dapat menguasai AI sehingga punya kemampuan dan keterampilan lebih.

“Sehingga keterampilannya untuk menyesuaikan kebutuhan pribadinya,” kata Engkos Zarkasy, usai membuka kegiatan tersebut di Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kota Tangerang, Selasa (15/9/2026).

Ia mencontohkan, orang yang memiliki usaha bila memanfaatkan AI promosinya lebih bagus. Mereka yang suka bermain sosial media maka sosmednya lebih dinikmati orang banyak. Kemudian yang belum mengetahui AI maka bisa belajar AI disini.

Dirinya berharap kedepan kegiatan ini lebih berkualitas lagi dan hasilnya bisa dirasakan bersama.

Kelas-kelas Literasi yang merupakan salah satu program dari Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) DPAD Kota Tangerang ini diadakan setiap bulan dengan tema berbeda.

Kegiatan ini merupakan program yang diminati banyak peserta. Sebab itu tema yang diadakan berbeda-beda sesuai masukan dan kebutuhan masyarakat.

Peserta Antusias IkuT Kelas Literasi AI

Dipandu Maryana Matta, seorang praktisi AI. Maryana menjelaskan soal AI atau kecerdasan buatan itu. Kemudian masing-masing peserta mempraktikan sejumlah tools AI lewat laptop bahkan HP yang menghasilkan berupa teks, gambar dan video.

Adapun sejumlah tools AI yang dipelajari dan dipraktikan itu mulai dari Notebook LM,
Gemini Gems dan Google Flow.

Peserta sangat antusias mengikuti Kelas Literasi AI dan memperhatikan setiap tools AI yang diajarkan Maryana Matta. Bahkan saat praktik banyak yang langsung membuat gambar untuk dibuat video promosi produk UMKM-nya.

Mereka mengaku sangat senang bisa belajar soal AI karena dapat mempromosikan produk usahanya dengan bantuan AI. Sedangkan bagi mahasiswa dan karyawan dapat membantu dalam tugas serta pekerjaan.

Karena itu kesempatan belajar AI secara gratis yang diadakan DPAD Kota Tangerang ini dimanfaatkan mereka dengan sebaik-baiknya.

Maryana Matta mengatakan, bahwa dengan memanfaatkan AI bukan menjadi lebih cepat. Namun bisa lebih cerdas, menjadi kreatif dan berdampak.

Bagi yang memiliki usaha maka usahnya lebih meningkat dengan bantaun AI. Seperti tadi banyak peserta yang membuat video promosi usaha untuk produk UMKM.

Sebelumnya mungkin ada keterbatasan karena tak bisa membayar editor. Namun sekarang dengan teks video dan google flow sudah bisa membuat gambar dan video promosi.”Manfaatkan AI sebagai rekan kita, bukan pengganti, tetapi sebagai asisten kita,” tandasnya.

Maryana Matta
Foto bersama para peserta, pemberi materi dan jajaran DPAD Kota Tangerang usai kegiatan Kelas Literasi AI bagi Batch 1.(iwan)

Maryana juga mengingatkan para peserta tetap hati-hati dalam memanfaatkan AI mupun dari outputnya. Apa pun informasi dari AI hasilnya harus dicek ulang dan diverifikasi.

“Informasinya kita cek lagi dan diverifikasi. Sebelum kita share. Kemudian hati-hati sama privasi dan tetap dijaga serta hindari mengunggah data pribadi ke AI,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, pastikan soal musik, gambar dan wajah orang lain yang dipakai sudah ada izinnya atau hak ciptanya.

Menurutnya agar menggunakan AI secara wajar. Karena AI itu merupakan alat bantu, merupakan asisten pintar. Manusia harus lebih pintar dari AI. Bahwa AI itu hanya alat bantu karya dan bukan sebagai pengganti tanggungjawab.

Jadi kalau mau bikin karya dari AI sampaikan secara terbuka. Bahwa videonya dibantu dengan AI. Jangan serta-merta itu merupakan karya sendiri. (iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

PSMTI dan PHRI Banten Lakukan Sinergi di Bidang Halal, Usaha dan Pendidikan

21 Sep 2026 - 11:47 WIB

PSMTI dan PHRI Banten Lakukan Sinergi di Bidang Halal, Usaha dan Pendidikan

Dinas PUPR Kota Tangerang Perbaiki Trotoar Jalan Bouroq-Lio Baru

18 Sep 2026 - 11:17 WIB

Dinas PUPR Kota Tangerang Perbaiki Trotoar Jalan Bouroq-Lio Baru

Sehari Enam Kali Kebakaran di Tangerang, Warga Diminta Waspada

17 Sep 2026 - 08:19 WIB

Sehari Enam Kali Kebakaran di Tangerang, Warga Diminta Waspada

Maryana Matta: AI Bisa Salah, Jangan 100 Persen Pecaya AI

16 Sep 2026 - 20:17 WIB

Maryana Matta: AI Bisa Salah, Jangan 100 Persen Pecaya AI
Trending di Lifestyle