Menu

Otomatis
Breaking News

Tangerang Raya

Ikhtibar 5 Juz Ala LDII Bisa Jadi Role Model

badge-check

Peserta Ikhtibar Juz 5 putra  sedang dites hapalan Al Quran oleh tiga mubalig.(jagadbanten/wnb) Perbesar

Peserta Ikhtibar Juz 5 putra sedang dites hapalan Al Quran oleh tiga mubalig.(jagadbanten/wnb)

TANGERANG- Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memiliki program pembinaan anak-anak agar memahami Al Quran. Di antarnya lewat Halaqoh dan  Ikhtibar 5 Juz.

Kegiatan halaqoh yang merupakan kelompok-kelompok penghapal Al Quran itu dilakukan di setiap pimpinan-pimpinan anak cabang LDII. Anak-anak selain menghapal Al Quran sekaligus memahami maknanya yang dipandu para mubaligh.

Kemudian kegiatan tersebut dilanjutkan dalam agenda rutin tahunan dalam bentuk Halaqoh Kubro dan Ikhtibar 5 Juz. Misalnya yang digelar LDII Kecamatan Larangan bekerja sama Yayasan Nurul Aini di Masjid Nurul Aini, Ahad (23/2/2020), anak-anak yang mengikuti kegiatan tes hapalan  itu sangat antusias.

Ikhtibar
Peserta Ikhtibar 5 Juz putri foto bersama dengan dewan pembina dan mubalig di Masjid Nurul Aini. (jagadbanten/wnb)
Ketua PC LDII Kecamatan Larangan Akbar Anwar mengatakan, bahwa LDII memiliki program pembinaan generasi muda yang berkelanjutan. Seperti lewat halaqoh dan ikhtibar 5 juz ini. “Dan ini bisa jadi role model masyarakat,” katanya.

Ia mengklaim lewat program ini banyak generasi muda LDII yang berhasil. Misalnya ada yang jadi mubalig, cendekiawan, dan peneliti. Dengan keilmuannya mereka jadi mandiri dan profesional. Karena itu LDII tak segan-segan mengundang pihak luar untuk mengetahui program ini dan boleh dijadikan role model.

Salah satu mubalig, Muhamad Sirun mengatakan, dalam kegiatan halaqoh dan ikhtibar 5 juz ini mereka dites hapalan Al Quran, terjemahan, dan tafsiran, kemudian soal maktab. “Jadi mereka tak sekedar hapal tapi juga paham isinya,” katanya.

Ikhtibar
Peserta Ikhtibar Juz 5 putri sedang dilakukan tes penghapalan Al Quran.(jagadbanten/wnb)

Menurunya, dengan memahami isi Al Quran maka jadi pedoman bagi dirinya dan juga masyarakat. Selain itu membentuk akhlakul karimah, menjadi contoh di masyarakat dan bukan menjadi pembawa masalah.

Sementara, mubalig Imam Rusdi menambahkan, digelarnya halaqoh dan ikhtibar bukan dalam rangka berlomba-lomba tetapi untuk memotivasi belajar mencari amal jariyah. “Jangan sampai hapal Al Quran tapi tidak paham, tidak pakih. Ini muhasabah kita. Karena itu mari kita niatkan karena Allah,” katanya.(wanbo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BNI Hadirkan Akses Eksklusif Menikmati Andrea Bocelli “Romanza” di Indonesia

21 Agu 2026 - 21:23 WIB

BNI Hadirkan Akses Eksklusif Menikmati Andrea Bocelli “Romanza” di Indonesia

Peringati HUT ke-81 RI, Warga RT 04/08 Cipondoh Gelar Berbagai Lomba hingga Tasyakuran Kemerdekaan

20 Agu 2026 - 14:39 WIB

Peringati HUT ke-81 RI, Warga RT 04/08 Cipondoh Gelar Berbagai Lomba hingga Tasyakuran Kemerdekaan

PNM Perpanjang Ruang Pintar Jimpitan, Dukung Keberlanjutan Akses Belajar Anak

20 Agu 2026 - 13:22 WIB

PNM Perpanjang Ruang Pintar Jimpitan, Dukung Keberlanjutan Akses Belajar Anak

Ciptakan Kearifan Lokal, Forum Kota Sehat Nasional Apresiasi Program Permataku Disperkimtan Kota Tangerang

20 Agu 2026 - 07:48 WIB

Ciptakan Kearifan Lokal, Forum Kota Sehat Nasional Apresiasi Program Permataku Disperkimtan Kota Tangerang
Trending di Ekonomi