Menu

Mode Gelap
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar Wali Kota Sachrudin: Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar

Tangerang Raya

Chikungunya Mengancam, Relawan PMI Assesment Lingkungan RW 06 Kelurahan Pinang

badge-check


					Sejumlah relawan PMI Kota Tangerang yang dibantu PMI Kecamatan Pinang berjibaku melakukan assesment di lingkungan RW 06 Kelurahan Pinang. (Andry)  Perbesar

Sejumlah relawan PMI Kota Tangerang yang dibantu PMI Kecamatan Pinang berjibaku melakukan assesment di lingkungan RW 06 Kelurahan Pinang. (Andry)

TANGERANG – Relawan PMI Kota Tangerang dibantu PMI Kecamatan Pinang melakukan assesment atau pendataan awal di wilayah RT 14 RW 06 Kelurahan Pinang,  Kecamatan Pinang, Senin (8/3/2020).

Assesment dilakukan sebagai prosedur sebelum melakukan fogging terkait banyaknya warga di RW 01 terjangkit penyakit yang memiliki kesamaan gejala penyakit Chikungunya. Diketahui RW 01 masih berdekatan dengan RW 06.

“Ada permintaan dari warga kepada Camat Pinang untuk dilakukan fogging, karena kuatir penyakit itu akan menyerang wilayah mereka,” kata Mumu Rohimu, Ketua PMI Kecamatan Pinang.

Menanggapi permintaan warga itu, PMI Kecamatan Pinang, kata Mumu, langsung berkoordinasi PMI Kota Tangerang dan langsung melakukan assesment tersebut. Asthy, Koordinator Pelayananan Kesehatan ( Yankes) PMI Kota Tangerang yang datang ke lokasi langsung mengumpulkan data  yang diperlukan.

“Ini merupakan prosedur yang harus dilakukan untuk melakukan fogging, hasilnya nanti akan dirapatkan bersama Divisi Penanggulangan Bencana PMI Kota Tangerang untuk diputuskan bisa atau tidaknya dilakukan fogging,” jelasnya.

Dari assesment itu , dijelaskannya dilakukan pengumpulan data lingkungan seperti luas wilayah , jumlah rumah dan jumlah penduduk serta kesiapan warga untuk melakukan fogging. Sementara itu, terkait merebaknya penyakit yang gejalanya mirip  Chikungunya, Puskesmas Kunciran Baru, menyatakan  belum mendapat hasil laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

“Belum ada hasil lab yang saya terima jadi belum bisa dipastikan jenis penyakit yang diderita warga di Kelurahan Pinang,” kata drg Ana Amelia, Kepala Puskesmas Kunciran Baru.

Pihak Kelurahan Pinang juga sudah menghimbau warganya untuk menjaga kebersihan lingkungan untuk menanggulangi penyakit yang diderita warga. “Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa tapi jentik nyamuknya tidak mati dan harus dilakukan pembersihan lingkungan,” tukas Muhidin, Lurah Pinang.(Andry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar

23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Wali Kota Sachrudin: Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

23 Juni 2026 - 08:57 WIB

Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang

19 Juni 2026 - 20:02 WIB

Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh

19 Juni 2026 - 07:28 WIB

Trending di Lifestyle