Menu

Mode Gelap
Seminar dan Gathering 2026, ACE Banten: Pererat Solidaritas dan Tingkatkan Kompetensi Pelepasan TK Melati Indah Cipondoh Makmur Gelar Pentas Seni Warga Gang Kartini dan Gang H Masum Cipondoh Kompak Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Program PNM Peduli di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tanam 29 Ribu Pohon di Seluruh Indonesia Uji Emisi Gratis Digelar di Kota Tangerang, DLH Targetkan Periksa 500 Kendaraan Wali Kota Sachrudin: Nilai-Nilai Pancasila Agar Jadi Napas Kehidupan di Masyarakat

Tangerang Raya

Chikungunya Mengancam, Relawan PMI Assesment Lingkungan RW 06 Kelurahan Pinang

badge-check


					Sejumlah relawan PMI Kota Tangerang yang dibantu PMI Kecamatan Pinang berjibaku melakukan assesment di lingkungan RW 06 Kelurahan Pinang. (Andry)  Perbesar

Sejumlah relawan PMI Kota Tangerang yang dibantu PMI Kecamatan Pinang berjibaku melakukan assesment di lingkungan RW 06 Kelurahan Pinang. (Andry)

TANGERANG – Relawan PMI Kota Tangerang dibantu PMI Kecamatan Pinang melakukan assesment atau pendataan awal di wilayah RT 14 RW 06 Kelurahan Pinang,  Kecamatan Pinang, Senin (8/3/2020).

Assesment dilakukan sebagai prosedur sebelum melakukan fogging terkait banyaknya warga di RW 01 terjangkit penyakit yang memiliki kesamaan gejala penyakit Chikungunya. Diketahui RW 01 masih berdekatan dengan RW 06.

“Ada permintaan dari warga kepada Camat Pinang untuk dilakukan fogging, karena kuatir penyakit itu akan menyerang wilayah mereka,” kata Mumu Rohimu, Ketua PMI Kecamatan Pinang.

Menanggapi permintaan warga itu, PMI Kecamatan Pinang, kata Mumu, langsung berkoordinasi PMI Kota Tangerang dan langsung melakukan assesment tersebut. Asthy, Koordinator Pelayananan Kesehatan ( Yankes) PMI Kota Tangerang yang datang ke lokasi langsung mengumpulkan data  yang diperlukan.

“Ini merupakan prosedur yang harus dilakukan untuk melakukan fogging, hasilnya nanti akan dirapatkan bersama Divisi Penanggulangan Bencana PMI Kota Tangerang untuk diputuskan bisa atau tidaknya dilakukan fogging,” jelasnya.

Dari assesment itu , dijelaskannya dilakukan pengumpulan data lingkungan seperti luas wilayah , jumlah rumah dan jumlah penduduk serta kesiapan warga untuk melakukan fogging. Sementara itu, terkait merebaknya penyakit yang gejalanya mirip  Chikungunya, Puskesmas Kunciran Baru, menyatakan  belum mendapat hasil laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

“Belum ada hasil lab yang saya terima jadi belum bisa dipastikan jenis penyakit yang diderita warga di Kelurahan Pinang,” kata drg Ana Amelia, Kepala Puskesmas Kunciran Baru.

Pihak Kelurahan Pinang juga sudah menghimbau warganya untuk menjaga kebersihan lingkungan untuk menanggulangi penyakit yang diderita warga. “Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa tapi jentik nyamuknya tidak mati dan harus dilakukan pembersihan lingkungan,” tukas Muhidin, Lurah Pinang.(Andry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seminar dan Gathering 2026, ACE Banten: Pererat Solidaritas dan Tingkatkan Kompetensi

7 Juni 2026 - 23:32 WIB

Pelepasan TK Melati Indah Cipondoh Makmur Gelar Pentas Seni

7 Juni 2026 - 19:37 WIB

Warga Gang Kartini dan Gang H Masum Cipondoh Kompak Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

7 Juni 2026 - 18:50 WIB

Uji Emisi Gratis Digelar di Kota Tangerang, DLH Targetkan Periksa 500 Kendaraan

3 Juni 2026 - 15:08 WIB

Trending di Lifestyle