Menu

Mode Gelap
PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia Kamilla Azzahra Rilis Hate To The Moon Komisi 1 Tegaskan Penyesuaian Izin Hotel Aston Cimone Harus Segera Dilakukan Police Goes To School, Polisi Ajak Pelajar SDN Cibodas Tertib Berlalu Lintas DPRD Kota Tangerang Dorong Peran Olahraga Masyarakat Melalui KORMI Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden

Tangerang Raya

Banten KLB Virus Corona, Sekolah Langsung Diliburkan

badge-check


					Gubernur Banten Wahidin Halim didampingi kepala daerah di Tangerang Raya meberi keterangan soal status KLB virus corona ke awak media.(istimewa) Perbesar

Gubernur Banten Wahidin Halim didampingi kepala daerah di Tangerang Raya meberi keterangan soal status KLB virus corona ke awak media.(istimewa)

TANGERANG– Pemerintah Provinsi Banten menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Sehingga aktivitas sekolah diliburkan dalam 2 pekan ke depan. Dari tanggal 16 Maret hingga 30 Maret 2020.Sebelumnya digelar rapat bersama yang dihadiri Gubernur Banten Wahidin Halim, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar,Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany di Pendopo Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Minggu (16/3/2020).

Mereka menyepakati untuk menutup sementara aktivitas sekolah negeri dan swasta di semua jenjang. “Kita sepakati KLB di Banten terutama di Tangerang Raya,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Sementara, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menjelaskan keputusan mengganti sementara kegiatan belajar mengacu keputusan Gubernur Banten yang menetapkan status KLB di wilayah Provinsi Banten terkait virus corona.

Arief menjabarkan selama dua pekan ke depan itu seluruh sekolah mengganti sementara proses pendidikan siswanya dan mengganti dengan kegiatan belajar di rumah. “Dinas Pendidikan harus menginformasikan keputusan ini ke seluruh sekolah. Ini supaya para murid terhindar dari penularan virus,” katanya.

Selain menetapkan proses belajar di rumah, Wali Kota juga meminta agar seluruh sekolah membatalkan rencana kegiatan yang dilakukan di luar kelas maupun karyawisata.

“Libur bukan berarti bisa jalan – jalan, fokus saja belajar dari rumah,” ungkapnya. Untuk fasilitas umum, lanjut Arief, Pemkot juga akan menutup sementara operasional seluruh taman tematik yang ada di Kota Tangerang demi mencegah terjadinya penularan. (rls/wanbo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia

24 Mei 2026 - 06:59 WIB

Kamilla Azzahra Rilis Hate To The Moon

23 Mei 2026 - 20:50 WIB

Komisi 1 Tegaskan Penyesuaian Izin Hotel Aston Cimone Harus Segera Dilakukan

21 Mei 2026 - 13:14 WIB

Police Goes To School, Polisi Ajak Pelajar SDN Cibodas Tertib Berlalu Lintas

19 Mei 2026 - 12:02 WIB

Trending di Hukrim