TANGERANG, Jagadbanten.id – Pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran pabrik kimia di Tangsel membuat prihatin berbagai elemen masyarakat di antaranya HIMA KOSGORO 1957 Provinsi Banten.
Pencemaran oleh limbah kimia berbahaya itu mengakibatkan ribuan ikan mati dan air sungai Cisadane untuk sementara tidak layak dikonsumsi.

Sekjen HIMA KOSGORO 1957 Provinsi Banten, Tb Ali Barata, S.I.Kom, mengungkapkan bahwa peristiwa itu merupakan musibah yang terjadi di lingkungan.
Karena itu, kata Ali, agar semua elemen masyarakat seperti mahasiswa, ormas dan juga manajemen gudang kimia untuk sama-sama membenahi dan memulihkan Sungai Cisadane.
“Sehingga Sungai Cisadane tidak tercemar lagi dan bisa dimanfaatkan,” katanya dalam keterangan rilisnya yang diterima Jagadbanten.id, Rabu (18/2/2026).
Ali mengingatkan, agar kejadian tersebut dijadikan pengalaman yang berharga dalam menjaga lingkungan. Dirinya mengharapkan agar manajemen gudang kima tersebut lebih berhati-hati lagi dalam melakukan penyimpanan bahan.
Moment Ramadhan
Terkait memasuki bulan Ramadhan 1447 H, Tb Ali Barata, sekali lagi mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama untuk membenahi Sungai Cisadane dari ancaman pencemaran.
“Di bulan yang mulia ini yakni bulan Ramadhan saya mengajak semuanya untuk bersama-sama memulihkan Sungai Cisadane,” ujarnya.
Tb Ali Barata juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriyah. Semoga semangat beribadah dan selalu ada kedamaian.(iwan)





