Menu

Mode Gelap
PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia Kamilla Azzahra Rilis Hate To The Moon Komisi 1 Tegaskan Penyesuaian Izin Hotel Aston Cimone Harus Segera Dilakukan Police Goes To School, Polisi Ajak Pelajar SDN Cibodas Tertib Berlalu Lintas DPRD Kota Tangerang Dorong Peran Olahraga Masyarakat Melalui KORMI Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden

Lifestyle

Netralisir Sungai Cisadane, Banksasuci Larutkan 20 Ton Eco Enzyme

badge-check


					BanksasuciLarutkan 20 ton Eco Enzyme ke Sungai Cisadane.(ist) Perbesar

BanksasuciLarutkan 20 ton Eco Enzyme ke Sungai Cisadane.(ist)

TANGERANG, Jagadbanten.id – Komunitas Peduli Sungai yang tergabung dalam Banksasuci Foundation larutkan 20 ton Eco Enzym di Perbatasan Tangsel, Kabupaten dan Kota Tangerang sebagai upaya menetralisir sungai Cisadane pasca Tercemar 20 Ton Pestisida.

Menurut Ketua Banksasuci, Ade Yunus, bahwa Eco Enzyme yang disebar ke Cisadane merupakan cairan organik hasil fermentasi limbah organik (kulit buah/sisa sayuran), gula (merah/molase), dan air selama setahun terakhir.

Cairan berwarna cokelat ini beraroma asam manis segar, berfungsi sebagai pembersih alami pestisida, dan penjernih air.

“Pelarutan Eco Enzym ini merupakan ikhtiar kami untuk menetralisir Sungai Cisadane Pasca Tercemar Pestisida,” ungkap Ade, Minggu (15/02/2026).

Ade menambahkan bahwa Banksasuci telah melakukan berbagai upaya menyikapi tercemarnya Sungai Cisadane, Selain Advokasi melalui media dan aksi simpatik, Pengambilan Sampel untuk di uji laboratorium, pihaknya juga telah menebar 5 Ton Ikan dan kini pelarutan Eco Enzyme.

“Berbagai upaya telah kami lakukan agar Cisadane kembali pulih, ikhtiar ini hanya jangka pendek, jangka panjangnya tentu adalah penegakan hukum dan pengawasan secara ketat, karena tidak ada toleransi bagi kejahatan lingkungan,” tegasnya.

Pria yang dijuluki, ‘Sunan Jaga Kali’ tersebut berharap seluruh pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap tercemarnya sungai Cisadane agar kejadian tercemarnya Sungai Cisadane tidak terulang kembali.

“Ini kasus serius, semua pihak harus bersinergi dan kolaborasi, untuk memulihkan Sungai Cisadane, Hari ini, Esok dan Seterusnya secara berkesinambungan dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia

24 Mei 2026 - 06:59 WIB

Kamilla Azzahra Rilis Hate To The Moon

23 Mei 2026 - 20:50 WIB

Komisi 1 Tegaskan Penyesuaian Izin Hotel Aston Cimone Harus Segera Dilakukan

21 Mei 2026 - 13:14 WIB

Police Goes To School, Polisi Ajak Pelajar SDN Cibodas Tertib Berlalu Lintas

19 Mei 2026 - 12:02 WIB

Trending di Hukrim