BKPSDM-Basarnas Latih ASN Tanggap Bencana

0 14

TANGERANG-BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kota Tangerang bersama Badan SAR Nasional (Basarnas)  mengadakan pelatihan tanggap bencana kepada para Camat,  Lurah dan Kasie Kemas Kelurahan se-Kota Tangerang.

Pelatihan yang bertajuk “Sinergitas Tanggap Darurat dan Melayani Masyarakat Kota Tangerang  yang Membutuhkan” itu terbagi dalam 3 kelompok wilayah dan bertujuan untuk memberikan keterampilan tambahan kepada jajaran pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang dalam melaksanakan tugasnya melayani masyarakat.

Ketiga kelompok wilayah adalah wilayah barat untuk 5 kecamatan dengan pusat latihan di Kecamatan Jatiuwung.  Sementara wilayah tengah dan timur terdiri dari 4 kecamatan dengan pusat latihan di Situ Cipondoh.

“Pelatihan ini adalah program yang baru pertamakali dilaksankan BKPSDM dan ini yang terakhir ,” Kata Nursiwan, Kabid Diklat BKPSDM yang memantau langsung latihan di Bumi Perkemahan Situ Cipondoh, Kecamatan Pinang,  Kamis (30/1/2020).

Dijelaskannya bahwa  pelatihan itu adalah upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dari kalangan Aparat Sipil Negara (ASN) untuk mengantisipasi terjadi bencana.

“Bila terjadi bencana banjir seperti awal tahun kemaren,  mereka sedikitnya mengerti apa yang harus dilakukan, ” paparnya.

Sementara itu, Aprianto Praptomo,  salah seorang instruktur mengatakan dalam kegiatan pelatihan itu,  peserta diberikan materi teori dan praktek langsung pertolongan saat terjadi bencana banjir.

“Materinya, pertolongan saat banjir,  seperti evakuasi dan pertolongan pertama pada korban, ” katanya.

BKPSDM
Pelatihan tanggap bencana oleh BKPSDM dan Basarnas kepada aparat di Kecamatan Pinang.

Ia mengatakan,  dalam pelatihan itu peserta  terlebih dahulu diberikan pengetahuan dan kemanpuan menyelamatkan dan mengamankan diri sendiri di tengah lokasi bencana agar bisa menolong orang lain. “Peserta juga diberikan keterampilan tali temali dan menggunakan perahu karet,” katanya.

Muhidin,  Lurah Pinang, salah seorang peserta pelatihan mengakui pengetahuan dan keterampilan yang didapat pada pelatihan itu sangat bermanfaat dan penting, khususnya pada pegawai yang di wilayahnya terdapat lokasi banjir atau bencana lainnya.

“Sangat baik dan penting bagi pegawai, terutama yang di tempatnya bertugas terdapat lokasi  rawan bencana, khususnya banjir, ” ujarnya.

Menanggapi harapan tersebut,  Nursiwan mengatakan kegiatan seperti itu memang direncanakan akan rutin dilaksanakan setiap tahun bersama Basarnas.(Andry) 

Loading...