Menu

Mode Gelap
Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan Rini Maryono: Posyandu di Porisgaga Baru Agar Laksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal Rekayasa Lalin di Jembatan Bayur, Polisi dan PUPR Pasang Pembatas Beton Polres Metro Tangerang Kota Gandeng Warga Jaga Kamtibmas, Sekaligus Salurkan Bantuan Sosial Volume Sampah Ramadan Masih Stabil, DLH Kota Tangerang Tetap Siaga Kontrol Kebersihan

Lifestyle

Diangkat P3K Pemkot Tangerang, Romi Langsung Ziarah Makam Orangtua dan Tambah Semangat Kerja Sebagai Penegak Perda

badge-check


					Romi Firmansyah, menunjukan SK pengangkatan P3K paruh waktu. (iwan/jagadbanten) Perbesar

Romi Firmansyah, menunjukan SK pengangkatan P3K paruh waktu. (iwan/jagadbanten)

TANGERANG, Jagadbanten.id – Romi Firmansyah (45), tenaga harian lepas (THL) di lingkup Pemkot Tangerang, nampak bahagia sekali setelah dirinya diangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu oleh pemerintah setempat.

Pengangkatan status THL Romi menjadi P3K paruh waktu itu bersama ribuan THL lainnya lewat penyerahan SK tersebut oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin di Stadion Benteng Reborn, Senin (17/11/2025).

Kepada Jagad Banten Romi menuturkan kisahnya untuk bisa mengabdi di Pemerintahan Kota Tangerang dengan bekerja sebagai penegak Perda di Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) dan akhirnya lulus P3K paruh waktu.

“Alhamdulillah setelah perjuangan panjang sebagai THL hari ini saya merasakan bahagia betul karena telah menerima SK dari Pak Wali Kota terkait pengangkatan saya sebagai P3K paruh waktu,” kata Romi Firmansyah, usai menerima SK P3K paruh waktu bersama ribuan P3K lainnya di Stadion Benteng Reborn, Senin (17/11/2025).

Terkait adanya status P3K paruh waktu dan P3K penuh waktu Romi menilai itu tak ada perbedaan. Dirinya tetap bekerja profesional kendati status itu. Baginya harus mengabdi di Pemerintah Kota Tangerang dan melayani masyarakat lebih maksimal lagi.

Sementara itu, untuk mendapatkan status P3K dirinya harus bersabar dan menunggu lama yakni 10 tahun. Romi mengibaratkan dalam prosesnya tidak selamanya merasakan enak atau di atas karpet permadani.

“Baru sekarang bisa dapat SK. Ini luar biasa perjuangan sampai merasakan pahit dan getirnya demi sebuah pekerjaan,” katanya dengan wajah berbunga-bunga sambil menunjukan surat SK-nya.

Menurutnya, perjuangan ini merupakan buah hikmah dari kesabaran dan terus berdoa kepada Allah SWT. Selain itu dukungan dari istri dan keluarga sehingga dirinya diangkat sebagai P3K.

Sebagai rasa syukur dan terima kasih kepada orangtua atas pengangkatan, hari itu juga Romi langsung ziarah ke makam kedua orangtua. “Insha Allah saya langsung ziarah ke makam orang,” ungkapnya.

Romi mengaku sangat senang dan bahagia sekali bisa diangkat menjadi P3K di lingkup Pemerintah Kota Tangerang. Dirinya bertekad akan lebih semangat bertugas sebagai Satpol PP di Kecamatan Karang Tengah.

Rasa senang Romi diangkat P3K dan tugasnya sebagai penegak Perda bukan tanpa alasan. Karena dirinya pernah bercita-cita menjadi anggota TNI dan polisi namun saat tes penentuan terakhir selalu gagal.

Tidak tanggung-tanggung gagal tesnya sampai 7 kali. Sebanyak 4 kali saat tes masuk TNI dan 3 kali lagi saat tes kepolisian.

Romi Firmansyah bersama Camat Karang Tengah H Hendriyanto, usai pengangkatan P3K paruh waktu di Stadion Benteng Reborn.(ist)

Kegagalan itu tak membuat Romi berkecil hati. Namun tetap semangat mencari pekerjaan lain dan bahkan aktif pada kegiatan lingkungan serta sosial.

Di antaranya ikut pada Forum Komunitas Tangerang Hijau dan Komunitas Motor Vespa Tangerang.

Menurutnya turut aktif pada kegiatan tersebut bersama komunitasnya dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kini Romi sudah menjadi penegak Perda. Dirinya siap menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan di wilayah Kecamatan Karang Tengah.

Kegagalan Romi menjadi tentara dan polisi serta kesabarannya mengabdi untuk terus melayani masyarakat sepertinya terbayar setelah jadi P3K paruh waktu.(iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru

7 Mei 2026 - 23:53 WIB

Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan

7 Mei 2026 - 22:48 WIB

Rini Maryono: Posyandu di Porisgaga Baru Agar Laksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal

6 Mei 2026 - 18:26 WIB

Rekayasa Lalin di Jembatan Bayur, Polisi dan PUPR Pasang Pembatas Beton

4 Mei 2026 - 22:57 WIB

Trending di Hukrim