Menu

Mode Gelap
Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota Mayapada Hospital Tangerang Banyak Layani Pasien BPJS Kesehatan Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan Rini Maryono: Posyandu di Porisgaga Baru Agar Laksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal

Tangerang Raya

Pandemi Covid-19, Anggota Koperasi di Kota Tangerang Banyak Ajukan Pinjaman

badge-check


					Pembinaan dan pelatihan anggota koperasi oleh Disperindag Kota Tangerang.(ist) Perbesar

Pembinaan dan pelatihan anggota koperasi oleh Disperindag Kota Tangerang.(ist)

TANGERANG – Pandemi Covid-19 berdampak tersendatnya ekonomi anggota koperasi di Kota Tangerang. Sejak pandemi berlangsung banyak dari mereka yang meminjam dana daripada menyimpan atau menabung di koperasinya.

Pinjaman itu sangat dibutuhkan untuk  kebutuhan sehari-hari. Sementara yang mengajukan modal usaha sangat sedikit. Dengan kondisi seperti itu Pemerintah Kota Tangerang lewat Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah (Perindagkop) melakukan pembinaan dan pelatihan kepada mereka agar koperasinya tetap berkembang.

Kepada Bidang Pemberdayaan Koperasi pada Disperindagkop Kota Tangerang Kholil Kurniawan mengatakan, terkait Covid-19 koperasi di Kota Tangerang terkena dampak. Usaha-usaha anggota koperasi menjadi lesu dan banyak anggota yang mengajukan pinjaman ke koperasinya. “Dengan kondisi seperti ini maka koperasi jadi harapan mereka,” katanya, Rabu (12/8/2020).

Kholil mengatakan, pinjaman yang dimanfaatkan itu merupakan Simpanan Sukarela. Sementara untuk Simpanan Pokok dan Sipaman Wajib di koperasi tidak bisa diambil. Dana itu bisa diambil setelah keluar dari anggota koperasi tersebut. Untuk simpanan di setiap koperasi di Kota Tangerang berbeda-beda.

Ia menegaskan, agar koperasi berkembang dan mempunyai daya saing Disperindagkop Kota Tangerang mendorong digitalisasi koperasi. Lewat program itu pengurus dan anggota koperasi harus mampu mengelola dan bisa transparan soal koperasi. “Karena koperasi itu rawan konflik. Biasanya dimulai dari laporan yang dibuat manual,” katanya.

Ia mengharapkan, agar koperasi memiliki banyak usaha. Tidak hanya usaha simpan pinjam. Tapi ada usaha jasa, produksi, dan membangun kemitraan dengan usaha lain. Dengan melakukan kemitraan maka usaha bakal meningkat.

Sebagai informasi sampai saat ini jumlah koperasi di Kota Tangerang ada 425 koperasi. Sementara yang aktif ada 286 koperasi. Dari jumlah tersebut sebanyak 94 koperasi kelurahan. Sekitar beberapa koperasi saja yang sudah melakukan digitalisasi koperasi.(setia)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden

17 Mei 2026 - 14:12 WIB

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota

16 Mei 2026 - 19:35 WIB

Mayapada Hospital Tangerang Banyak Layani Pasien BPJS Kesehatan

11 Mei 2026 - 08:21 WIB

Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru

7 Mei 2026 - 23:53 WIB

Trending di Ekonomi