Menu

Otomatis
Breaking News

Tangerang Raya

Pemerhati Pendidikan, Dr Suryadi : Stop Budaya Hasrat Saling Mengalahkan

badge-check

Ketua AKSESS kota Tangerang H.Hasanudin membuka sambutan diskusi panel yang bertema 'Kiat Memenangkan Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru' di SMA Budi Mulia Ciledug.(istimewa) Perbesar

Ketua AKSESS kota Tangerang H.Hasanudin membuka sambutan diskusi panel yang bertema 'Kiat Memenangkan Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru' di SMA Budi Mulia Ciledug.(istimewa)

TANGERANG- Budaya saling mengalahkan tengah menjangkiti negeri ini. Tidak terkecuali di dunia pendidikan lantaran persaingan dalam meraih calon peserta didik baru.

Demikian hal itu terungkap saat diskusi panel yang bertema ‘Kiat Memenangkan Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru’ yang digelar Asosiasi Kepala Sekolah SMA Swasta (AKSESS) se-Kota Tangerang di SMA Budi Mulia Ciledug, Kamis (5/3/2020).

Hadir sebagai keynote speaker Wakil Rektor UHAMKA Jakarta Prof.Dr. H. Abd Rahman A. Ghani, Ketua AKSESS Provinsi Banten H. Zaenudin, Ketua AKSESS Kota Tangerang H.Hasanudin, sejumlah panelis Dr. H. Moh Suryadi Syarif, Drs. H. Tata Suandana, dan H. Sujarwo M.Pd.

Suryadi mengatakan, sekolah swasta harus memiliki keunikan dan keunggulan sebagai ‘branding’ sekolah yang membedakan dengan sekolah lainnya. Baik itu berbeda dengan negeri atau swasta sendiri.

Kata dia, sekolah harus menerapkan ‘Blue Ocean Strategy’ atau strategi Samudra Biru, yaitu menciptakan keunggulan tanpa pesaing, dan menolak Red Ocean Strategy atau Strategi Samudra Merah. “Strategi yang terakhir ini hanya menciptakan hasrat untuk saling mengalahkan,” katanya.

Pemerhati pendidikan ini menilai bahwa bentuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) saat ini sudah baik. Selama menjawab kebutuhan pendidikan (zonasi, jalur prestasi, dan jalur afirmasi) namun tetap harus memperhatikan antara jumlah lulusan dengan daya tampung sekolah (negeri dan swasta). “Selama ini daya tampung sekolah swasta kurang mendapat perhatian atau tidak dipertimbangkan,” kata pria yang juga menjabat Kepala SMA Budi Mulia Ciledug ini.

Menurutnya,  karena sistem PPDB yang ada saat ini sudah baik yaitu menjaring siswa zonasi, prestasi dan afirmasi. Yang perlu di perhatikan adalah menghindari adanya penerimaan PPDB di luar ketentuan yang ada (jumlah rombel dan jumlah siswa per kelas).

Ini yang harus jadi perhatian keberadaan sekolah-sekolah swasta. Artinya pemerintah dalam menentukan kuota penerimaan siswa baru pada sekolah negeri juga memperhatikan, meninmbang keberlangsungan sekolah-sekolah swasta.(wanbo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kadisnaker Kota Tangerang Harap Para Lulusan Siap Kerja dan Siap Bersaing

3 Sep 2026 - 12:23 WIB

Kadisnaker Kota Tangerang Harap Para Lulusan Siap Kerja dan Siap Bersaing

Sosialisasi SLF Kepada Pelaku Usaha

2 Sep 2026 - 20:40 WIB

Sosialisasi SLF Kepada Pelaku Usaha

Building Management Apartemen Poris 88 Adakan Penyuluhan Hunian Rumah Susun bagi Pemilik Unit

31 Agu 2026 - 16:30 WIB

Building Management Apartemen Poris 88 Adakan Penyuluhan Hunian Rumah Susun bagi Pemilik Unit

Seru ! Antar Organisasi Wartawan di Tangerang Adu Futsal, Sachrudin Sampai Ikut Main

27 Agu 2026 - 12:09 WIB

Seru ! Antar Organisasi Wartawan di Tangerang Adu Futsal, Sachrudin Sampai Ikut Main
Trending di Lifestyle