TANGERANG, Jagadbanten.id – Penerima bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, antusias mengikuti kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dari pendamping sosial PKH wilayah setempat.
Kegiatan P2K2 itu di antaranya digelar di lingkungan RT 03 RW 08, Kelurahan Cipondoh, yang diadakan di Musola Al Kabir, pada Rabu siang, 4 Februari 2026.

Antusias mereka sangat terlihat dengan hadir di lokasi sebelum kegiatan dimulai. Selain itu mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai.
Adapun kegiatan diisi berupa edukasi dan pemahaman PKH oleh Pendamping Sosial PKH, Novriando, yang dibantu para PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) wilayah setempat.
Hadir pula Ketua RW 08, Kelurahan Cipondoh, Sulaiman dan para pengurus RT dari 1 hingga 6 di wilayah tersebut.
Novriando mengatakan, bahwa penerima Bansos PKH itu harus mengikuti kegiatan P2K2. “Ini syarat penerima bansos PKH mereka itu harus mengikuti kegiatan P2K2,” katanya.
Dengang mengikuti kegiatan ini yang diadakan setiap 3 bulan bertujuan meningkatan pengetahuan, mengubah perilaku menjadi positif, dan memberdayakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) itu sendiri agar lebih mandiri serta sejahtera.
Novriando mengingatkan tentang pemanfaatan bansos PKH. Menurutnya, bansos PKH itu banyak komponennya. Seperti untuk ibu hamil, balita, anak sekolah dan juga lansia. “Jadi tidak boleh dimanfaatkan yang tak penting. Padahal ini buat lansia dan anak sekolah,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu juga mereka mendapat edukasi soal pemanfaatan layanan kesehatan, tentang pengasuhan dan perlindungan anak, dan juga soal pengelolaan keuangan.
Diketahui penerima bansos PKH bersumber APBN yang dikelola Kementerian Sosial RI. Di Kecamatan Cipondoh dari beberapa kelurahan sebanyak 1.200 KPM. Sedangkan untuk Kelurahan Cipondoh sebanyak 463 KPM.
Penerima Bansos PKH Belum Tepat Sasaran
Novriando mengakui untuk bansos PKH ini masih ada yang belum tepat sasaran. Sementara setiap kelurahan yang mendapat bansos PKH berdasakan quota.
Karena itu, kata Novriando, dibutuhkan kejujuran warga atau keluarga penerima manfaat ketika disurvey petugas BPS. Sehingga yang menerima bansos PKH nanti mereka yang benar-benar layak.

Pendamping Sosial PKH, Kecamatan Cipondoh, Novriando, memberi pengarahan pada kegiatan P2K2 di llingkungan RW 08, Kelurahan Cipondoh.(iwan)
Sementara itu, Ketua PSM Kelurahan Cipondoh, Nurul Siti Fatmimah meminta, bila ada PSM turun ke warga atau ke keluarga penerima manfaat agar direspon.
“Mereka turun ke wilayah untuk menanyakan data, masih aktif tidak atau sudah turun belum bantuannya,” ujarnya.
Turun ke warga itu dalam rangka memastikan. Karena itu agar direspon dan warga juga jangan sungkan bertanya ke PSM.
Bansos PKH Agar Dimanfaatkan Sebaik-baiknya
Ketua RW 08, Kelurahan Cipondoh, Sulaiman mengimbau bagi warga yang mendapatkan bansos PKH agar dimanfaatkan sebaik-baiknya.
“Mudah-mudahan bapak ibu yang dapat bantuan ini bisa lebih sejahtera lagi keluarganya,” tandasnya.
Dirinya mengharapkan agar warga yang layak dibantu agar segera diajukan untuk mendapat bansos PKH ini.(setia)





