Menu

Mode Gelap
Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota Mayapada Hospital Tangerang Banyak Layani Pasien BPJS Kesehatan Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan Rini Maryono: Posyandu di Porisgaga Baru Agar Laksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal

Tangerang Raya

Pengangguran di Kota Tangerang Diklaim Menurun

badge-check


					Iing Riskomar, Kabid Penempatan Kerja dan Perluasan Kerja Disnaker Kota Tangerang. Perbesar

Iing Riskomar, Kabid Penempatan Kerja dan Perluasan Kerja Disnaker Kota Tangerang.

TANGERANG-Pengangguran di Kota Tangerang menurun dalam tiga tahun terakhir. Menurunnya pengangguran karena Pemerintah Kota Tangerang melalu Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker ) melakukan berbagai upaya itu.

Adapun prosentasi angka penurunan pengangguran dari tahun 2017 sampai 2019 adalah  untuk tahun 2019 sebanyak 79.000 orang dengan prosentase 7,13 persen. Tahun 2018 sebanyak 78.000 orang dengan prosentase 7,41 persen, dan tahun 2017 sebanyak 75.000 orang dengan prosentase 7,61 persen.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Tenaga Kerja pada Disnaker Kota Tangerang Iing Riskomar mengatakan, untuk angkatan kerja tiap tahun memang meningkat di Kota Tangerang. Ini lantaran bertambah  jumlah penduduk dan terus muncul sektor-sektor ekonomi baru. “Kota Tangerang akhirnya terus jadi magnet para pencaker (pencari kerja),” katanya, Kamis (30/1/2020).

Iing mengatakan, terus banyaknya para pencaker namun pemerintah setempat tetap berusaha menurunkan angka pengangguran. Terutama untuk warga Kota Tangerang. Sehingga prosentase angka pengangguran menurun setiap tahun.

Beberapa upaya mengurangi pengangguran itu melakukan penempatan kerja yang disasar lewat pencaker atau pembuatan kartu kuning. Tahun 2019 dari jumlah 15.402 pencaker yang sudah ditempatkan sebanyak 9.400 orang.

Menggelar job fair di 13 kecamatan dan perekrutan tenaga kerja lewat portal Disnaker. Lewat upaya ini berhasil menempatkan pencaker 50 bahkan 70 persen.

Kemudian melakukan kemitraan dengan BKK (Bursa Kerja Khusus) yang ada di setiap SMK. Disnaker mendorong bagi sekolah yang sudah memiliki BKK supaya membuat kemitraan dengan perusahaan. Saat ini ada 61 BKK. “Lewat optimalisasi BKK ternyata mampu mengurangi angka pengangguran lulusan SMK,” katanya.

Iing menjelaskan, lewat BKK sendiri bisa menempatkan para alumninya di perusahaan-perusahaan. Bahkan BKK sudah bisa menggelar job fair. Sehingga informasi pekerjaan dan penempatan kerja tambah banyak.

Upaya lain memaksimalkan peran BLK (Balai Latihan Kerja). Wadah ini tidak hanya melatih wirausaha baru tetapi juga menyalurkan para alumninya. (wanbo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden

17 Mei 2026 - 14:12 WIB

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota

16 Mei 2026 - 19:35 WIB

Mayapada Hospital Tangerang Banyak Layani Pasien BPJS Kesehatan

11 Mei 2026 - 08:21 WIB

Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru

7 Mei 2026 - 23:53 WIB

Trending di Ekonomi