Menu

Mode Gelap
Sambut Road to 5th Anniversary, Starlet Hotel BSD City Gelar Health Talk “Mengenal Lebih Dalam Hipertensi” Pembagian Daging Kurban di Masjid Al Muhajirin Buana Permai Cipondoh Berjalan Lancar Sapi Kurban Meningkat Tiap tahun, DKM Baitul Fuqoha Insani Cipadu Jaya Usulkan Penyembelihan di RPH Jaga Kualitas Udara Perkotaan, DLH Kota Tangerang Bakal Gelar Uji Emisi Gratis Idul Adha 2026, DPD Golkar Kota Tangerang Sembelih 49 Sapi dan 18 Kambing PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia

Ekonomi

Pengurus Koperasi Merah Putih di Kota Tangerang Masih Bingung Jalankan Koperasi yang Diluncurkan Prabowo

badge-check


					Diklat perkoperasian untuk pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih di Gedung Cisadane.(iwan) Perbesar

Diklat perkoperasian untuk pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih di Gedung Cisadane.(iwan)

TANGERANG, Jagadbanten.id – Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Tangerang masih bingung menjalankan koperasi yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.

Mereka belum tahu jenis usaha apa yang harus dijalankan koperasi yang belum lama dibentuk itu.

Alasan lain belum ada modal dan pengurus memiliki keterbatasan waktu untuk menjalankan koperasi.

Ketua KKMP Kunciran Jaya, Rusli Kabet mengatakan, koperasinya secara administrasi sudah lengkap. Namun praktiknya belum dijalankan.”Jadi kami masih bingung menentukan jenis usaha apa untuk koperasi,” katanya, di sela-sela diklat perkoperasian yang digelar Disperindagkop Kota Tangerang di Gedung Cisadane, Rabu (22/10/2025).

Rusli berharap dengan pelatihan yang diikutinya ini mendapat pemahaman tentang Koperasi Merah Putih. Selanjutnya koperasi Merah Putih di kelurahannya segera berjalan.

Dirinya mengungkapkan sejak koperasi dibentuk kegiatan yang diadakan baru sekadar rapat-rapat koperasi. Belum mengarah ke jenis kegiatan usaha dan juga permodalan koperasi.

“Kita baru rapat-rapat aja dan kantornya gabung di kantor kelurahan. Sedangkan untuk anggota masih dibawah 20 orang,” kata Rusli Kabet.

Sementara itu, soal kendala waktu dan modal menjadi alasan bagi pengurus Koperasi KMP Uwung Jaya sehingga koperasinya belum berjalan. “Jadi saya ini terbentur soal waktu karena saya masih bekerja dan kami juga butuh modal besar untuk jalankan koperasi ini,” katanya.

Kendati banyak kendala pihaknya siap menjalankan Koperasi Merah Putih di wilayahnya. Ini karena sudah terbentuk koperasi dan kepengurusannya.

Mereka berharap dengan adanya pelatihan maka pemahaman tentang KMP lebih diketahui. Selanjutnya keberdaaan koperasinya segera berjalan.

Fasilitator Koperasi, Handoko mengatakan, bahwa Koperasi Merah Putih memliki peluang banyak. Itu karena sudah memiliki legalitas dan lisensi.

“Kita awali dengan bersama-sama belanja di kopersi Merah Putih. Jadi bukan cari modal tapi nanti modal yang mencari kita karena itu tak harus dengan modal besar,” kata pria yang juga konsultan strategis Bisnis Tangerang.

Dirinya mengharapkan, agar Koperasi Merah Putih ini mencari anggota sebanyak-banyaknya. Sampaikan keunggulan koperasi ini yakni akan mendapat harga murah dan bakal dapat sisa hasil usaha (SHU) setiap tahunnya.

Menurutnya yang tergabung di koperasi Merah Putih ini harus kreatif dan mengetahui kebutuhan anggota. Selain itu menjaga komunikasi dan kepercayaan.(setia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sambut Road to 5th Anniversary, Starlet Hotel BSD City Gelar Health Talk “Mengenal Lebih Dalam Hipertensi”

30 Mei 2026 - 16:29 WIB

Pembagian Daging Kurban di Masjid Al Muhajirin Buana Permai Cipondoh Berjalan Lancar

30 Mei 2026 - 14:17 WIB

Sapi Kurban Meningkat Tiap tahun, DKM Baitul Fuqoha Insani Cipadu Jaya Usulkan Penyembelihan di RPH

29 Mei 2026 - 23:47 WIB

Jaga Kualitas Udara Perkotaan, DLH Kota Tangerang Bakal Gelar Uji Emisi Gratis

29 Mei 2026 - 16:32 WIB

Trending di Lifestyle