Menu

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Pengurus Koperasi Merah Putih di Kota Tangerang Masih Bingung Jalankan Koperasi yang Diluncurkan Prabowo

badge-check

Diklat perkoperasian untuk pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih di Gedung Cisadane.(iwan) Perbesar

Diklat perkoperasian untuk pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih di Gedung Cisadane.(iwan)

TANGERANG, Jagadbanten.id – Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Tangerang masih bingung menjalankan koperasi yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.

Mereka belum tahu jenis usaha apa yang harus dijalankan koperasi yang belum lama dibentuk itu.

Alasan lain belum ada modal dan pengurus memiliki keterbatasan waktu untuk menjalankan koperasi.

Ketua KKMP Kunciran Jaya, Rusli Kabet mengatakan, koperasinya secara administrasi sudah lengkap. Namun praktiknya belum dijalankan.”Jadi kami masih bingung menentukan jenis usaha apa untuk koperasi,” katanya, di sela-sela diklat perkoperasian yang digelar Disperindagkop Kota Tangerang di Gedung Cisadane, Rabu (22/10/2025).

Rusli berharap dengan pelatihan yang diikutinya ini mendapat pemahaman tentang Koperasi Merah Putih. Selanjutnya koperasi Merah Putih di kelurahannya segera berjalan.

Dirinya mengungkapkan sejak koperasi dibentuk kegiatan yang diadakan baru sekadar rapat-rapat koperasi. Belum mengarah ke jenis kegiatan usaha dan juga permodalan koperasi.

“Kita baru rapat-rapat aja dan kantornya gabung di kantor kelurahan. Sedangkan untuk anggota masih dibawah 20 orang,” kata Rusli Kabet.

Sementara itu, soal kendala waktu dan modal menjadi alasan bagi pengurus Koperasi KMP Uwung Jaya sehingga koperasinya belum berjalan. “Jadi saya ini terbentur soal waktu karena saya masih bekerja dan kami juga butuh modal besar untuk jalankan koperasi ini,” katanya.

Kendati banyak kendala pihaknya siap menjalankan Koperasi Merah Putih di wilayahnya. Ini karena sudah terbentuk koperasi dan kepengurusannya.

Mereka berharap dengan adanya pelatihan maka pemahaman tentang KMP lebih diketahui. Selanjutnya keberdaaan koperasinya segera berjalan.

Fasilitator Koperasi, Handoko mengatakan, bahwa Koperasi Merah Putih memliki peluang banyak. Itu karena sudah memiliki legalitas dan lisensi.

“Kita awali dengan bersama-sama belanja di kopersi Merah Putih. Jadi bukan cari modal tapi nanti modal yang mencari kita karena itu tak harus dengan modal besar,” kata pria yang juga konsultan strategis Bisnis Tangerang.

Dirinya mengharapkan, agar Koperasi Merah Putih ini mencari anggota sebanyak-banyaknya. Sampaikan keunggulan koperasi ini yakni akan mendapat harga murah dan bakal dapat sisa hasil usaha (SHU) setiap tahunnya.

Menurutnya yang tergabung di koperasi Merah Putih ini harus kreatif dan mengetahui kebutuhan anggota. Selain itu menjaga komunikasi dan kepercayaan.(setia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

The Ultimate Series Tangerang 10K 2026, Alami Peningkatan Peserta dari Tahun Sebelumnya

13 Sep 2026 - 23:25 WIB

The Ultimate Series Tangerang 10K 2026, Alami Peningkatan Peserta dari Tahun Sebelumnya

The Ultimate Series Tangerang 10K 2026 Jadi Magnet Pariwisata Kota Tangerang

13 Sep 2026 - 23:08 WIB

The Ultimate Series Tangerang 10K 2026 Jadi Magnet Pariwisata Kota Tangerang

Sachrudin Ajak Masyarakat Sukseskan The Ultimate Series Tangerang 10K 2026

13 Sep 2026 - 20:14 WIB

Sachrudin Ajak Masyarakat Sukseskan The Ultimate Series Tangerang 10K 2026

Wali Kota Bandung Hadiri Culinary Day Kota Tangerang

13 Sep 2026 - 18:30 WIB

Wali Kota Bandung Hadiri Culinary Day Kota Tangerang
Trending di Lifestyle