PNM Ajari  Emak-emak Kecerdasan Dasar Keuangan di Tengah Pandemi Covid-19  

0 16

TANGERANG- PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) atau yang dikenal PNM melalui Unit Usaha Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), melatih sekitar 300 emak-emak di Area Tangerang 7, Region Tangerang, yang tersebar di wilayah Kecamatan Cikupa, Kecamatan Panongan, Kecamatan Legok, dan Kecamatan Parung Panjang Bogor, Kamis  (11/6/2020).

Pelatihan kepada meraka yang merupakan nasabah perusahaan plat merah di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu dimaksudkan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan praktis sekaligus motivasi berwirausaha langsung kepada pelaku usaha di kalangan Ibu-Ibu prasejahtera.

Wahyu Widu Nugroho, Region Manager PNM Mekaar Tangerang dalam sambutannya mengungkapkan, diadakannya pelatihan Kecerdasan Dasar Keuangan yang diselenggarakan menggunakan media sosial online Whats App dari rumah masing-masing nasabah dimaksudkan untuk membekali mereka tetap bisa bertahan dengan menerapkan kebijakan uang ketat di rumah tangga masing-masing dalam menghadapi kondisi saat ini,  dimana dampak Covid 19 masih terasa. Ini juga untuk menjaga daya tahan ekonomi masyarakat pada umumnya dan kesejahteraan keluarga nasabah khususnya.

“Dampak Covid-19 tidak hanya dialami oleh kalangan strata ekonomi rendah, menengah bahkan kelas orang kaya. Ibu-ibu harus pandai-pandai mengatur keuangan keluarga dan berbelanja hanya hal-hal sifatnya sangat perlu dan mengesampingkan hal-hal yang tidak terlalu penting,” ujar pria asal Banjarnegaraitu.

Ia mengungkapkan PNM Mekaar di Wilayah Tangerang, sudah berjalan hampir 5 tahun dari 2015, untuk pelatihan di Area Tangerang 7 yang meliputi Mekaar Cabang Parung Panjang, Mekaar Legok, Mekaar Panongan dan Mekaar Cikupa merupakan yang pertama di tahun 2020.

Menurut Wahyu, kelompok Ibu-ibu Mekaar, yang sudah berjalan untuk menpraktikan dulu ilmu yang diperolehnya, “Kita tidak sembarangan melakukan pelatihan nantinya percuma kalau kita adakan pelatihan tapi tidak ditindak lanjuti oleh mereka,”ujarnya

Kesempatan yang sama, Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PT. PNM (Persero), Rizky Wisnoentoro, dalam sambutannya yang dikirim via online menegaskan hadirnya PNM yang mendapat amanah dari negara untuk memberikan jasa pembiayaan dan permodalan telah menjalankan  dengan baik. Selain memberikan modal financial dalam bentuk pembiayaan. PNM juga memberikan modal intlektual dengan berbagai macam bentuk pelatihan. Di samping itu lanjutnya PNM juga memberikan modal Sosial yang diberikan bersamaan dengan pemberian modal intlektual.

“PT PNM  yang diamanai oleh Negara untuk memberikan pembiayaan tidak hanya pembiayaan financial dalam bentuk pembiayaan juga memberikan permodalan dalam bentuk intlektual. Pelatihan secara online yang saat ini dilakukan juga sebagai bentuk komitmen dan tanggungjawab PNM  terhadap para Nasabahnya ditengah pandemi Covid-19 yang menjangkiti seluruh belahan dunia,”ungkap Doctor lulusan dari Malaysia itu.

Mantan Staff Ahli Dirut PNM itu juga mengajak kepada semua nasabah dan insan PNM untuk tetap semnagat, terus berkreasi dan berinovasi  dalam segala hal agar bisa bertahan di masa pandemi maupun di saat sekarang yakni new normal. ”Yakin bisa pasti bisa,”tegasnya.

Pnm
Kantor PT Permodalan Nasional Madani (persero).(istimewa)

Hadir pada pelatihan ini segenap jajaran PNM Mekaar Region Tangerang yakni, Wahyu Widi Nugroho selaku Kepala Region Manager, Anita Widyawati selaku Regional Pengawas Mekaar Tangerang serta sejumlah Kepala Area di Region Tangerang yakni Ahmad Hulaemi, Rindi Antika Sari, Siti Farihah serta sejumlah Kepala Cabang di Are Tangerang 7, Region Tangerang.

Dalam pemaparannya kepada Ibu-ibu nasabah Mekar Amelia Agustin mengingatkan perubahan terus terjadi dalam setiap lini kehidupan termasuk juga trend gaya busana dan gaya hidup, tidak lagi ada pembatas antara desa dan kota, dewasa ini tidak lagi ada skat perbedaan gaya hidup.

Perubahan pola dan gaya hidup yang tidak lagi ada pembatas antara dunia maya dengan dunia nyata itulah yang acapkali menjebak Ibu-Ibu milenial lupa membedakan mana kebutuhan mana keinginan.   Ditegaskan Amel, hidup adalah perubahan dan perjalanan waktu. “Jadi jika kita tidak pinter-pinter mengelola dan mengatur keuangan rumah tangga tunggu saatnya kehancuran ekonomi rumah tangga melanda,” ujarnya.

Amel mengajak ibu-ibu yang rata-rata didominasi usia 40-an itu untuk senantiasa mengupdate diri. Sekaligus memanfaatkan sesuatu di sekitar tempat tinggal masing-masing dengan jeli dan teliti menjadi peluang bisnis dan usaha. Kemudian menambah tingak kesejahteraan rumah tangga serta menjadikannya aset yang dimiliki menjadi produktif.

Ditempat yang sama, Muslim PIC Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU)  PNM Cabang Tangerang yang mengutip dari sambutan Kadiv PKU, mengungkapkan, yang membedakan antara PNM dengan Lembaga Keuangan lainnya adalah dengan adanya Pengembangan Kapasitas Usaha. Program ini di antaranya Pelatihan yang dilakukan kepada Kelompok Mekaar di Wilayah Tangerang 7.

“Jadi PNM selain memeberikan modal financial juga memberikan modal intlektual dan modal sosial. Pemberian modal intlektual diberikan dalam bentuk pelatihan maupun motivasi usaha. Dan biasanya pelatihan sekaligus sebagai ajang pemberian modal sosial, yakni nasabah disarankan agar tukar pengalaman dan saling bersinergi dengan nasabah lain,” ujarnya.

Program lain adalah Sinergy antara Nasabah Mekaar dengan ULaMM (Unit Layanan Modal Micro), yakni Unit Usaha dari PNM dengan Plafond pinjaman antara 50 juta hingga 300 juta. Polanya adalah kerjasama timbal balik saling menguntungkan yakni seperti yang terjadi di Wilayah Serang, nasabah UlaMM menampung hasil kerajinan Ibu-ibu Mekaar untuk dijual ke Pasar yang lebih luas atau sebaliknya Ibu-Ibu Mekaar menjadi pengecer atau reseller Nasabah UlaMM.

Disamping itu, kata Muslim, PKU dimaksudkan untuk menjaga loyalitas nasabah disamping sebagai sarana menambah nasabah baru melalui pola getok tular antar nasabah dengan yang belum menjadi nasabah.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa dengan pelatihan semacam ini diharapkan nasabah PNM bisa lebih mandiri lagi bisa mengembangkan usaha mereka untuk jadi lebih maju dan bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga dan bisa membantu perekonomian keluarga. (rls/setia)

Loading...