TANGERANG, Jagadbanten.id – Nenek Ini (66), tak dapat menyembunyikan rasa senangnya ketika rumahnya diperbaiki lewat program bedah rumah Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Pemerintah Kota Tangerang.
“Alhamdulillah terima kasih ya, rumah saya dibantu dibedah,” kata nenek Ini, saat lokasi rumahnya dikunjungi aparat Kelurahan Cipondoh dan pengurus BKM Bina Manfaat, Senin 27 Juli 2026.

Dirinya berkali-kali mengucapkan terima kasih dan ungkapan rasa gembira terkait tempat tinggalnya mulai dibedah hari itu.
Terbayang nanti rumahnya akan kokoh, bersih dan nyaman ditempati bila sudah selesai dibedah.
Sebelumnya dirinya sudah biasa menghadapi rumahnya yang bocor bila hujan. Dinding rumah banyak yang rapuh. Sehingga sewaktu-waktu bisa saja ambruk bila ada angin kencang.
Kondisi rumahnya yang memprihatinkan itu ternyata nenek Ini tinggal sendirian. Suaminya sudah 35 tahun lalu meninggal dan anak-anaknya tinggal jauh.
Sehari-hari untuk kebutuhan makan kadang bantuan dari anak dan saudara. Sebelumnya nenek Ini bekerja sebagai buruh cuci pakaian. Karena mulai jarang yang membutuhkan tenaganya kini tak lagi bekerja.
Nenek Ini merupakan sosok perempuan baik dan suka menolong di lingkungan. Kondisi rumahnya yang kurang layak itu tak mau dijadikan alasan dirinya untuk bermalas-malasan.
Karena itu perempuan yang tinggal di Kampung Gunung, Lingkungan RT 05/ RW 01, Kelurahan Cipondoh, itu selalu mengisi hari-harinya dengan kegiatan positif.
Seperti mengikuti kegiatan pengajian di lingkungan dan juga olahraga. “Saya ikut banyak pengajian di lingkungan dan olahraga juga,” katanya.
Bagi nenek Ini ikut kegiatan pengajian dalam rangka menuntut ilmu dan ingin tetap bersilaturahmi.
Sedangkan olahraga rutinnya jalan kaki setiap pagi. Itu dilakukannya untuk menjaga kesehatan tubuh supaya tetap fit. “Semoga semuanya pada sehat dan lancar rejekinya ya,” kata nenek Ini mendoakan.
Belasan Rumah Dibedah di Kelurahan Cipondoh
Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang merupakan paling banyak rumah warga yang dibedah melalui program Disperkim Kota Tangerang.
Untuk tahun 2026 sebanyak 15 unit rumah warga yang akan dibedah. Belasan rumah tersebut tersebar di beberapa lingkungan RW di Kelurahan Cipondoh.
Kasi Ekonomi dan Pembangunan, Kelurahan Cipondoh, Adih Ismana mengatakan, rumah warga yang dilakukan pembedahan karena kondisinya sudah tidak layak huni. “Di Cipondoh ini banyak rumah warga yang tidak layak huni,” terangnya.
Adapun rumah tidak layak huni itu seperti bangunannya banyak yang rapuh, atapnya bocor, lantai rumah masih bertanah dan tidak memiliki sanitasi sehat.
Menurut Adih, setiap tahun Kelurahan Cipondoh mengusulkan hampir 50 rumah warga untuk dibedah. Namun yang disetujui tidak semua karena kelurahan lain masih banyak membutuhkan.
Namun Kelurahan Cipondoh terus mengusulkan bagi rumah yang tidak layak huni bisa segera dibedah. Selain itu mengusulkan lewat program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) yang dimiliki Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI.
Ketua BKM Bina Manfaat Kelurahan Cipondoh, Muhamad Zuhri, menambahkan bahwa dalam pelaksanaan bedah rumah prosesnya berjalan sampai 14 hari. “Supaya berjalan lancar agar berswadaya atau saling membantu dalam pelaksanaan,” ujarnya.
Muhamad Zuhri juga mengimbau bagi warga yang telah m enerima manfaat bedah rumah agar selalu merawat dan menjaga kebersihan rumahnya yang sudah dibedah.
Bedah rumah program Disperkim Kota Tangerang yang pelaksanaannya oleh BKM (Badan Kesewadayaan Masyarakat) di setiap kelurahan diharapkan kualitasnya semakin meningkat setiap tahun.(iwan)







