Ratusan Nasabah PNM Mekaar Cabang Cengkareng 1 Sampai 4 Diajarkan Membuat NIB

0

Jakarta, Jagadbanten.id – Ratusan Nasabah PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) mengikuti pelatihan pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha) pada Selasa 28 Juni 2022.

 

Pelatihan diikuti sekitar 250 nasabah yang memanfaatkan aula Kantor Kecamatan Cengkareng dengan dibagi 2 sesi yakni pukul 10.00 WIB dan pukul 14.00 WIB. Kegiatan digelar oleh PT PNM (Permodalan Nasional Madani) yang merupakan induk dari Mekaar.

 

Peserta yang semunya kaum ibu itu berasal dari Mekaar Cabang Cengkareng 1, Mekaar Cabang Cengkareng 2, Mekaar Cabang Cengkareng 3 dan Mekaar Cabang Cengkareng 4, yang masuk Area Tangerang 13 Regional Mekaar Tangerang 2.

 

Hadir pada pelatihan secara tatap muka perdana pasca pandemi Covid-19, Kepala Area Tangerang 13 Regional Tangerang 2 TB Maulana, yang juga menjadi pembawa acara pada Temu Usaha Nasabah Mekaar (TUNM) kali ini. Hadir pula Manager Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PNM Tangerang Muslim Mubaroq.

 

Kemudian sebagai pemateri dengan tema Pengenalan Izin Usaha dan sekaligus praktik pembuatan NIB secara offline adalah Andri Irwan Ali Firmansyah, seorang mentor dan praktisi UMKM dari Tangerang Selatan.

 

Dalam pemaparannya, mantan karyawan PNM yang kini mengelola Warung Bogoh di Ciater itu menekankan bahwa setelah diberlakukannya UU Cipta Karya, maka satu-satunya perijinan usaha adalah NIB.

 

Ia mengungkapkan, izin usaha itu pemberian legalitas kepada perorangan atau kegiatan usaha. Izin usaha dikeluarkan pihak berwenang atau pemerintah ke penyelenggara usaha.“Dengan memiliki izin usaha maka usaha kita legal,” tegasnya.

 

Ia mengingatkan para ibu selama ini tidak berfikir untuk mengurus izin usaha. Sementara pemerintah saat ini telah mempermudah untuk membuat izin-izin usaha itu. Untuk membuat izin usaha dapat dilakukan secara online dan waktunya cukup 10 menit.

 

Fasilitasnya bisa memanfaatkan hand phone atau PC. Pemerintah saat ini konsen agar para pelaku UMKM memiliki izin usaha dalam bentuk NIB (Nomor Induk Berusaha). Menurutnya, adanya NIB juga sudah menggantikan TDP dan SIUP. Begitu juga dengan SKU bila sudah ada NIB sudah cukup.

 

Sedangkan perizinan dasar umum itu selain NIB, adalah SKDP (Surat Keterangan Domisli Perusahaan), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan). Pria yang memiliki 4 anak ini menjelaskan langkah awal membuat NIB adalah dengan mendaftar melalui OSS (Online Single Submission) Republik Indonesia atau pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik di laman www.oss.go.id.

 

Syarat- syaratnya siapkan e-KTP, nomor hand phone, dan alamat email.“Pembuatan ini sangat mudah bisa memanfaatkan hand phone atau PC dan ada kuota internet,” terangnya.

 

Irwan menginstruksikan, setelah masuk ke website OSS di sana ada informasi pengumuman. Lantas yang pengumuman di close saja nanti muncul tampilan menu dasar. Kemudian pilih usaha UMK dan klik kotak pilih. “Lalu pilih usaha perseorangan dan isi nomor KTP, tanggal lahir, nomor telepon seluler, dan juga email lantas klik tombol daftar,” terangnya.

 

Setelah itu, kata dia, ada pernyataan di kotak kecil lalu diklik dan dicentang serta klik tombol daftar. Lantas cek username dan nomor KTP dan klik tombol aktivasi. Setelah aktivasi maka akan ada notifikasi user name dan pasword dari email. “Setelah dapat user name dan password maka ini untuk masuk OSS dan bapak ibu usahanya sudah terdaftar dan memiliki NIB,” paparnya.

 

Pada sambutannya Kepala Regional Manager Mekaar Tangerang 2 Yudho Sihaloho mengatakan dirinya dari perwakilan dari PNM Mekaar mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kesediaan para ibu untuk mengikuti acara ini. “Tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada pihak yang sudah membantu dari awal hingga acara ini berjalan dengan baik,” katanya.

 

Menurutnya, mudah-mudahan acara ini bisa bermanfaat untuk ibu semua karena tidak bisa bertatap langsung karena pandemi.Pihaknya memohon maaf apabila banyak kekurangan dan selama acara ini berlangsung

 

Sementara itu, Muslim Mubarok dalam sambutannya mengatakan, bahwa PNM atau yang lebih dikenal dengan Permodalan Nasional Madani adalah BUMN mendapat amanat dari Negara untuk memberikan Pembiayaan dan Pemberdayaan.

 

Pemberdayaan yang diberikan oleh PNM Mekaar tidak hanya dalam bentuk pemberian modal dalam bentuk pembiayaan atau financial tetapi pemberian modal berbentuk intelektual dan sosial. Pemberian modal intelektual dilakukan melalui Temu Usaha Nasabah Mekaar (TUNM).Dalam kondisi Normal TUNM dilaksanakan secara tatap muka dan langsgung dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang bermanfaat dan menunjang usaha nasabah.

 

“Dalam kondisi pandemi TUNM dilakukan secara online dengan fungsi tetap terjalin silaturahmi, sinergi, dan promosi,” katanya.

 

Ia mengharapkan, apa yang disampaikan Ibu Yunitasari bisa langsung dipraktikan di usaha masing-masing. Menurutnya bila telah memiliki NIB ini akan mudah dapat bantuan, bimbingan dan pendampingan dari PNM maupun dari Pemerintah. Ibu-ibu juga agar menerapkan kebijakan kuangan ketat selama pandemi ini.(stn/iws)

 

 

Loading...