Menu

Mode Gelap
PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia Kamilla Azzahra Rilis Hate To The Moon Komisi 1 Tegaskan Penyesuaian Izin Hotel Aston Cimone Harus Segera Dilakukan Police Goes To School, Polisi Ajak Pelajar SDN Cibodas Tertib Berlalu Lintas DPRD Kota Tangerang Dorong Peran Olahraga Masyarakat Melalui KORMI Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden

Tangerang Raya

Warga RW 03 Koang Jaya Ramai-ramai Sumbang Kampung Siaga Covid-19

badge-check


					Warga Koang Jaya Karawaci Kota Tangerang dengan sukarela menyumbang berbagai kebutuhan pokok di Dapur Umum Kampung Covid-19 RW 03 wilayah setempat.(wanbo) Perbesar

Warga Koang Jaya Karawaci Kota Tangerang dengan sukarela menyumbang berbagai kebutuhan pokok di Dapur Umum Kampung Covid-19 RW 03 wilayah setempat.(wanbo)

TANGERANG – Kekompakan warga RW 03 Kelurahan Koang Jaya Karawaci Kota Tangerang dalam membantu masyarakat patut ditiru. Misalnya mereka beramai-ramai membantu warga yang kesulitan dengan menyumbang lewat Kampung Siaga Covid-19 RW 03.

Warga di sana secara sukarela mengumpulkan kebutuhan pokok. Seperti beras, minyak sayur, mie instan, telor, gas, air mineral bahkan uang. Bantuan itu ditampung di dapur umum Kampung Siaga Covid-19 RW 03. Selanjutnya disalurkan ke warga-warga yang membutuhkan yang terdampak Covid-19 atau corona.

Koordinator Dapur Umum Kampung Siaga Covid-19 RW 03 Koang Jaya, Yuyun Wahyuni mengatakan, dapur umum ini untuk koordinasi bagi warga yang membutuhkan bantuan lantaran terimbas Covid-19. Di sini mereka merupakan para RT/RW, kader, dan warga yang ingin aktif. “Untuk bantuan langsung diserahkan ke warga-warga yang membutuhkan,” katanya, Sabtu (18/4/2020).

Lokasi Dapur Umum Kampung Siaga Covid-19 RW 03 berada di Jalan H. Bahrudin RT02/03. Fasilitas dapur sekaligus tempat rapat-rapat pembahasan ini merupakan bantuan warga yang rumahnya bersedia untuk dimanfaatkan.

Anggota Kampung Siaga Covid-19 RW 03 Koang Jaya Yeti Kudriyati mengungkapkan, mereka yang mendapat bantuan dari program ini adalah warga yang terdampak corona. Seperti pedagang kecil, ojol, para guru honorer, karyawan yang terkena PHK, guru ngaji dan juga sopir. Namun yang biasa menerima bantuan seperti program PKH tidak. “Ini supaya lebih merata dan adil,” katanya.

Menurutnya, jumlah kepala keluarga (KK) di RW 03 yang terdiri dari 4 RT ada 700 KK. Pihaknya terus melakukan pendataan warga-warga yang terdampak corona dan untuk diberikan bantuan.

Sementara, Penanggungjawab Kampung Siaga Covid-19 RW 03 Saeful Bahri menambahkan,keberadaan kampung siaga ini tidak sebatas memberikan bantuan. Tetapi bagaimana melakukan pencegahan Covid-19 di wilayah. Karena itu terus dilakukan imbauan ke masyarakat. “Untuk memutus mata rantai corona ini tergantung kepada kita dalam melaksanakan PSBB atau 14 hari di rumah. Bila kita disiplin maka penyakit tersebut hilang,” ujarnya.(wanbo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia

24 Mei 2026 - 06:59 WIB

Kamilla Azzahra Rilis Hate To The Moon

23 Mei 2026 - 20:50 WIB

Komisi 1 Tegaskan Penyesuaian Izin Hotel Aston Cimone Harus Segera Dilakukan

21 Mei 2026 - 13:14 WIB

Police Goes To School, Polisi Ajak Pelajar SDN Cibodas Tertib Berlalu Lintas

19 Mei 2026 - 12:02 WIB

Trending di Hukrim