Warga RW 10 Kelurahan Cipondoh Tutup TPS Liar di Jalan Tugu Karya III

0

TANGERANG, Jagadbanten.id – Warga lingkungan RW 10, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang menutup tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang berada di Jalan Tugu Karya III, RT 02/RW 10, Minggu pagi, (14/12/2025).

Penutupan TPS liar lewat kerja bakti warga dibantu aparat kelurahan dan petugas Dinas PUPR Kota Tangerang itu berjalan lancar hingga selesai.

Belasan ton sampah berbagai jenis dari TPS liar dimasukan ke karung-karung. Kemudian diangkut ke armada truk untuk dibawa ke TPA Rawa Kucing.

Saking banyak sampah di TPS liar tersebut armada truk dikerahkan 2 unit dan pengangkutan beberapa kali dilakukan.Menjelang siang lokasi TPS liar bersih dari berbagai jenis sampah.

Warga lingkungan RT 02 RW 10 Kelurahan Cipondoh kerja bakti menutup TPS liar.(setia)

Warga bersama aparat kelurahan dibantu petugas Dinas PUPR memasang banner di lokasinya yang berisi tulisan pelarangan pembuangan sampah.

Dikeluhkan Warga dan Membuat Lingkungan Kumuh

TPS liar di Jalan Tugu Karya III keberadaannya sudah menahun. Bau tak sedap kerap menyeruak ke permukiman, lingkungan menjadi kumuh dan menyebabkan banjir di sekitarnya.

Lokasi TPS liar pernah ditutup warga. Penutupan dengan dipagar dan juga pemasangan banner berisi tulisan larangan pembuangan sampah ke lokasi.

Namun tak sampai beberapa bulan ada saja warga yang tidak bertanggungjawab membuang sampah ke lokasi itu. Lahan kosong itu kembali dipenuhi sampah yang akhirnya jadi TPS liar.

Warga mengeluhkan keberadaan TPS karena menimbulkan bau tak sedap, membuat lingkungan kumuh dan juga membuat banjir ke jalanan di sekitarnya.

Lewat musyawarah warga yang disampaikan ke kelurahan serta dinas terkait maka TPS liar itu ditutup pada Minggu (14/12/2025).

Kerja Bakti Warga Didukung Aparat Kelurahan dan Dinas Terkait

Kegiatan kerja bakti warga membersihkan lingkungan kotor di RW 10 didukung aparat kelurahan dan dinas terkait.

Tidak hanya melakukan penutupan TPS liar yang ada di Jalan Tugu Karya III, RT 02 RW 10, warga juga kompak kerja bakti di lingkungan RT masing-masing.

Dukungan aparat kelurahan di antaranya dengan hadirnya mereka ke lokasi. Bahkan Lurah Cipondoh Septi Dwi Ratu Nirwana ikut membersihkan saluran air dan lingkungan yang kotor.

Hal itu menambah semangat bekerja bakti para warga yang ada di lokasi TPS liar dan sekitarnya.

Warga menyambut senang kehadiran langsung aparat kelurahan ke lokasi. Hal itu merupakan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

Warga RW 10 bersama Lurah Cipondoh Septi Dwi Ratu Nirwana berfoto dengan latar karungan sampah yang siap diangkut armada.(setia)

Sementara dukungan dinas terkait dengan mengerahkan sejumlah petugas dan bantuan armada pengangkut sampah.

Ketua RT 02/10, Yanto mengatakan, dengan ditutupnya TPS liar maka warga tidak boleh membuang sampah disini lagi.”Tapi harus ke gerobak sampah yang sudah disediakan,” terangnya.

Kata Yanto, gerobak untuk penampungan sampah itu sudah lama ada di lingkungan. Warga bisa memanfaatkan. Ditampung di tempat tersebut agar sampah dari warga tak berceceran.

“Dari gerobak itu maka petugas armada truk pengangkut sampah lebih mudah dan ringan mengangkat,” tandasnya.

Ketua RW 10, Masturofal menambahkan, ditutupnya lokasi TPS liar maka tidak ada lagi warga membuang sampah ke lokasinya. “Kami akan terus imbau dan kita saling ingatkan agar tak buang sampah lagi ke sana,” ujarnya.

Dirinya berharap kerja sama seluruh warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kelurahan Cipondoh Gerak Cepat Aksi Mitigasi Bencana

Kerja bakti warga Kelurahan Cipondoh dengan didukung aparat dalam membersihkan lingkungan kotor salah satu upaya pencegahan banjir di wilayah.

Kelurahan Cipondoh langsung gerak cepat melakukan aksi mitigasi bencana lewat kegiatan tersebut. Karena puncak musim hujan akan berlangsung akhir tahun ini.

Lurah Cipondoh, Septi Dwi Ratu Nirwana, turun bekerja bakti bersama warga.(ist)

Lurah Cipondoh, Septi Dwi Ratu Nirwana mengatakan, bahwa Pemkot Tangerang sudah menetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi sampai Maret 2026 mendatang.

“Jadi semuanya agar dipersiapkan untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi terutama banjir,” ungkapnya.

Septi mengingatkan, warga Cipondoh agar selalau waspada dengan curah hujan tinggi belakangan ini dan potensi cuaca ekstrem.

Kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan agar tetap dilakukan untuk mencegah banjir dan menjauhkan penyakit yang disebabkan lingkungan kotor.(iwan)

Loading...