Menu

Mode Gelap
Rini Maryono: Posyandu di Porisgaga Baru Agar Laksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal Rekayasa Lalin di Jembatan Bayur, Polisi dan PUPR Pasang Pembatas Beton Polres Metro Tangerang Kota Gandeng Warga Jaga Kamtibmas, Sekaligus Salurkan Bantuan Sosial Volume Sampah Ramadan Masih Stabil, DLH Kota Tangerang Tetap Siaga Kontrol Kebersihan Bertahun-tahun Tidak Ada Perbaikan, Sejumlah Jalan Paving Block di Cipondoh Rusak Parah Wakil Walikota Maryono: Optimalkan SPM demi Layanan Publik Makin Berkualitas

Tangerang Raya

FKDM Kecamatan Larangan Bantu Pencegahan Covid-19 di Masyarakat

badge-check


					Ketua FKDM Kecamatan Larangan H Iman Budi dan anggota FKDM Wahyu Surono.(setia) Perbesar

Ketua FKDM Kecamatan Larangan H Iman Budi dan anggota FKDM Wahyu Surono.(setia)

TANGERANG – Penyebaran Covid-19 telah mengkawatirkan semua pihak. Upaya pencegahan pun dilakukan berbagai forum masyarakat. Di antaranya Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Larangan.
Seperti pada acara dialog interaktif yang digelar KNPI Larangan yang banyak diikuti masyrakat, forum tersebut terus mengingatkan mereka bahaya Covid¬-19. Misalnya agar menjaga jarak dan memakai masker.
Anggota forum juga disela-sela acara membagikan masker ke peserta dan pengendara yang melintas. “Setiap ada kegiatan saya harus segera melaporkan langsung ke atas (pimpinan),” kata Wahyu Surono, anggota FKDM Kecamatan Larangan, Rabu (28/10).
Ia mengatakan, bahwa forumnya selalu melaporkan setiap kegiatan Kamtibmas. Ini demi wilayah tetap kondusif. Jadi dilakukan pencegahan-pencegahan dini dengan dengan terus melaporkan ke atas.
Terkait kondisi Covid-19 maka bukan soal Kamtibmas saja tetapi soal kebersihan dan melakukan banyak imbauan ke masyarakat.
KNPI

Kegiatan dialog interaktif yang digelar KNPI Kecamatan Larangan.(setia)

Sementara, Ketua FKDM Kecamatan Larangan H Imam Budi menambahkan bahwa pihaknya juga membantu prilaku masyarakat agar berbuat positif. Seperti saat Covid-19 ini mengajak mereka menjaga kesehatan.

Keberadaan FKDM ini bisa dibilang ada tetapi tidak ada. Artinya sangat dibutuhkan informasi dan perannya dalam kondisi apa pun. Misalnya untuk pelaporan harus cepat. Ini demi mencegah wilayah tetap kondusif.(setia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rini Maryono: Posyandu di Porisgaga Baru Agar Laksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal

6 Mei 2026 - 18:26 WIB

Rekayasa Lalin di Jembatan Bayur, Polisi dan PUPR Pasang Pembatas Beton

4 Mei 2026 - 22:57 WIB

Anggota DPRD Kota Tangerang Menanggapi Ketidakhadirannya di Haul Syekh Nawawi

28 April 2026 - 23:17 WIB

Halal Bihalal IWAPI Diisi Talk Show Kesehatan dari Mayapada Hospital Tangerang

28 April 2026 - 21:17 WIB

Trending di Lifestyle