Menu

Mode Gelap
Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota Mayapada Hospital Tangerang Banyak Layani Pasien BPJS Kesehatan Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan Rini Maryono: Posyandu di Porisgaga Baru Agar Laksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal

Politik

Anggota DPRD Kota Tangerang Menanggapi Ketidakhadirannya di Haul Syekh Nawawi

badge-check


					Ketua Komisi 1 DPRD Kota Tangerang, H. Junadi.(ist) Perbesar

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Tangerang, H. Junadi.(ist)

TANGERANG, Jagadbanten.id – Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, H Junadi menanggapi berita miring terkait ketidakhadirannya di acara Haul Syekh Nawawi Al Bantani yang digelar di Lapangan Rawacana, Jatiuwung. pada Sabtu 25 April 2026.

Dijelaskan, bahwa ketidakhadiran dirinya dikarenakan tidak sempat melihat pesan WA undangan Haul Akbar Syekh Nawawi Al Bantani dari Ketua RW 03, Kampung Rawacana, yakni Kapten Hartoyo.

“Bukannya saya tidak mau merespon pesan WA yang dikirimkan oleh Kapten Hartoyo, hanya karena pesan tersebut tidak terbaca akibat dari cukup banyaknya pesan WA yang masuk ke ponsel saya setiap harinya. Jadi mohon dimaklumi kalau memang semua pesan WA tidak dapat terbaca pada saat yang bersamaan,” jelas Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, H. Junadi melalui sambungan telepon, Selasa (28/4/26).

H Junadi menambahkan, bahwa setiap ada acara besar seperti Haul Syekh Nawawi Al Bantani ini, pihak panitia acara pasti datang ke rumahnya untuk silaturahmi dan memberikan langsung undangan acara kegiatan tersebut.

“Salahsatu media yang menulis berita miring itu tidak mengerti dan tidak tahu bagaimana hubungan baik yang saya bangun dan jaga dengan warga Kampung Rawacana. Kenapa media tersebut menulis berita yang tidak objektif tanpa bertanya terlebih dahulu kepada saya sebelum menulis berita seperti itu,” ungkapnya.

“Berita subjektif yang ditulis itu menjadi narasi yang menyudutkan saya, yang membuat saya seperti tidak perduli dengan kegiatan yang dilakukan warga di dapil saya. Saya berharap kedepan tidak ada lagi media yang menyudutkan tanpa klarifikasi dari dua narsum,” pungkasnya.(Ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden

17 Mei 2026 - 14:12 WIB

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota

16 Mei 2026 - 19:35 WIB

Mayapada Hospital Tangerang Banyak Layani Pasien BPJS Kesehatan

11 Mei 2026 - 08:21 WIB

Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru

7 Mei 2026 - 23:53 WIB

Trending di Ekonomi