Menu

Otomatis
Breaking News

Nasional

BKPSDM-Basarnas Latih ASN Tanggap Bencana

badge-check

Pelatihan tanggap bencana oleh BKPSDM Kota Tangerang dan Basarnas kepada aparat Kecamatan Pinang Perbesar

Pelatihan tanggap bencana oleh BKPSDM Kota Tangerang dan Basarnas kepada aparat Kecamatan Pinang

TANGERANG-BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kota Tangerang bersama Badan SAR Nasional (Basarnas)  mengadakan pelatihan tanggap bencana kepada para Camat,  Lurah dan Kasie Kemas Kelurahan se-Kota Tangerang.

Pelatihan yang bertajuk “Sinergitas Tanggap Darurat dan Melayani Masyarakat Kota Tangerang  yang Membutuhkan” itu terbagi dalam 3 kelompok wilayah dan bertujuan untuk memberikan keterampilan tambahan kepada jajaran pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang dalam melaksanakan tugasnya melayani masyarakat.

Ketiga kelompok wilayah adalah wilayah barat untuk 5 kecamatan dengan pusat latihan di Kecamatan Jatiuwung.  Sementara wilayah tengah dan timur terdiri dari 4 kecamatan dengan pusat latihan di Situ Cipondoh.

“Pelatihan ini adalah program yang baru pertamakali dilaksankan BKPSDM dan ini yang terakhir ,” Kata Nursiwan, Kabid Diklat BKPSDM yang memantau langsung latihan di Bumi Perkemahan Situ Cipondoh, Kecamatan Pinang,  Kamis (30/1/2020).

Dijelaskannya bahwa  pelatihan itu adalah upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dari kalangan Aparat Sipil Negara (ASN) untuk mengantisipasi terjadi bencana.

“Bila terjadi bencana banjir seperti awal tahun kemaren,  mereka sedikitnya mengerti apa yang harus dilakukan, ” paparnya.

Sementara itu, Aprianto Praptomo,  salah seorang instruktur mengatakan dalam kegiatan pelatihan itu,  peserta diberikan materi teori dan praktek langsung pertolongan saat terjadi bencana banjir.

“Materinya, pertolongan saat banjir,  seperti evakuasi dan pertolongan pertama pada korban, ” katanya.

BKPSDM
Pelatihan tanggap bencana oleh BKPSDM dan Basarnas kepada aparat di Kecamatan Pinang.

Ia mengatakan,  dalam pelatihan itu peserta  terlebih dahulu diberikan pengetahuan dan kemanpuan menyelamatkan dan mengamankan diri sendiri di tengah lokasi bencana agar bisa menolong orang lain. “Peserta juga diberikan keterampilan tali temali dan menggunakan perahu karet,” katanya.

Muhidin,  Lurah Pinang, salah seorang peserta pelatihan mengakui pengetahuan dan keterampilan yang didapat pada pelatihan itu sangat bermanfaat dan penting, khususnya pada pegawai yang di wilayahnya terdapat lokasi banjir atau bencana lainnya.

“Sangat baik dan penting bagi pegawai, terutama yang di tempatnya bertugas terdapat lokasi  rawan bencana, khususnya banjir, ” ujarnya.

Menanggapi harapan tersebut,  Nursiwan mengatakan kegiatan seperti itu memang direncanakan akan rutin dilaksanakan setiap tahun bersama Basarnas.(Andry) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Program PNM Peduli di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tanam 29 Ribu Pohon di Seluruh Indonesia

6 Jun 2026 - 12:49 WIB

Program PNM Peduli di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tanam 29 Ribu Pohon di Seluruh Indonesia

Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan

7 Mei 2026 - 22:48 WIB

Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan

Sinergi Kemendagri, Yayasan Indah Berbagi, dan Ford Foundation di Hari Bumi 2026

24 Apr 2026 - 17:11 WIB

Sinergi Kemendagri, Yayasan Indah Berbagi, dan Ford Foundation di Hari Bumi 2026

Pangdam Jaya Pimpin Groundbreaking Jembatan Garuda Dan Gentengisasi

26 Mar 2026 - 11:59 WIB

Pangdam Jaya Pimpin Groundbreaking Jembatan Garuda Dan Gentengisasi
Trending di Ekonomi