Menu

Mode Gelap
PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia Kamilla Azzahra Rilis Hate To The Moon Komisi 1 Tegaskan Penyesuaian Izin Hotel Aston Cimone Harus Segera Dilakukan Police Goes To School, Polisi Ajak Pelajar SDN Cibodas Tertib Berlalu Lintas DPRD Kota Tangerang Dorong Peran Olahraga Masyarakat Melalui KORMI Roji: Kawan-kawan Agar Lebih Giat Rawat Sapi, Supaya Dibeli Presiden

Hukrim

Massa Aksi Demo di Ponpes Al-Zaytun Mengaku Dibayar dan Tak Tahu Masalah

badge-check


					Massa aksi pendemo berusaha masuk ke Ponpes Al-Zaytun.(iws) Perbesar

Massa aksi pendemo berusaha masuk ke Ponpes Al-Zaytun.(iws)

INDRAMAYU, Jagadbanten.id – Aksi unjuk rasa yang dilakukan Forum Dharma Ayu di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, telah usai dilakukan.

Demo berlangsung sejak pukul 12.30 hingga pukul 16.30 WIB. Aksi unjuk rasa sempat diwarnai kericuhan saat massa aksi mencoba menerobos barikade polisi.

Keanehan sempat ditemui sejumlah awak media yang bermaksud melakukan wawancara dengan koordinator aksi di lapangan.

Massa Aksi Demo di Ponpes Al Zaytun Mengaku Dibayar dan Tak Tahu Masalah

Barikade polisi menahan pendemo yang akan masuk ke lokasi Ponpes Al-Zaytun.(iws)

Beberapa orang tidak mengetahui Ketua Organisasi masyarakat yang diikutinya, terlebih materi tuntutan aksi unjuk rasa  yang dilakukan.”Saya masih baru bang, nggak ngerti siapa korlap dan materi tuntutan,” kata salah satu pendemo.

Di tempat berbeda seorang massa aksi mengatakan dirinya hanya diajak teman-temannya dari Indramayu untuk mengikuti aksi hari ini.

Saat ditanya mengenai operasional yang diberikan, ia mengaku ada tanpa menjelaskan nominalnya.”Ada (uang) cuma buat bensin aja,” terang salah satu massa aksi yang tak ingin disebut namanya.

Sebelumnya Forum Solidaritas Dharma Ayu yang terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) seperti Gibas, LSM Penjara, LPKSM Al Jabar, Forum Peduli Indramayu, Forum Pelangi, BPPKB Banten, LSM Kian Santang, menggelar aksi unjuk rasa pada Kamis 22 Juni 2023.

Tuntutan massa tersebut di antaranya seputar penguasaan lahan, penistaan agama dan sumber dana Al-Zaytun.

Massa Aksi Demo di Ponpes Al Zaytun Mengaku Dibayar dan Tak Tahu Masalah

Kapolres Indramayu AKBP Fahri Siregar diwawancari awak media usai turun langsung mengamankan aksi massa pendemo.(iws)

Kapolres Indramayu AKBP Fahri Siregar mengapresiasi massa aksi unjuk rasa tetap aman dan kondusif meski sempat terjadi kericuhan.

Fahri mengajak Forum Solidaritas Dharma Ayu beserta ormas di dalaamnya untuk menunggu investigasi MUI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Hari ini ada investigasi MUI pusat, kita tunggu hasilnya, Rabu dan Kamis, mohon kiranya rekan-rekan kembali ke rumah dengan kondusif,” ujarnya.(sugeng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Police Goes To School, Polisi Ajak Pelajar SDN Cibodas Tertib Berlalu Lintas

19 Mei 2026 - 12:02 WIB

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria Berinisial K Minta Bantuan ke Wali Kota

16 Mei 2026 - 19:35 WIB

Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan

7 Mei 2026 - 22:48 WIB

Rekayasa Lalin di Jembatan Bayur, Polisi dan PUPR Pasang Pembatas Beton

4 Mei 2026 - 22:57 WIB

Trending di Hukrim