TANGERANG, Jagadbanten.id – Satu lagi bertambah, unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bugel Karawaci yang berada di Jalan Perumahan Bugel Indah, Kav VIII, Kelurahan Bugel, Karawaci, Kota Tangerang, diresmikan.
SPPG Bugel Karawaci yang akan menjadi unit operasional Makan Bergizi Gratis (MBG) diresmikan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, Rabu (25/2/2026). Selanjutnya akan melayani sebanyak 1.530 siswa mulai hari ini, Kamis (26/2/2026).

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan mengatakan, bahwa semua bersinergi dalam memberikan pelayanan gizi yang baik. Adanya MBG ini merupakan program dari Asta Cita presiden untuk menciptakan generasi emas. “Karenanya wajib kita sukseskan dan ini juga jadi cerminan peningkatan gizi di Kota Tangerang,” katanya.
Maryono berharap SPPG Bugel Karawaci bisa bermanfaat untuk mendapatkan gizi yang lebih baik. Sehingga generasi akan datang tumbuh berkembang, berdikari dan berakhlakul karimah.
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Kadin dan Yayasan Insani Bintang Cemerlang terkait kehadiran SPPG Bugel Karawaci. Mudah-mudahan keberadaannya terus berkembang sehingga bisa mendistribusikan MBG ke para siswa sekolah dasar dan umum.
Kendati ada penambahan SPPG Bugel Karawaci namun untuk quota Kota Tangerang dinilai masih kurang. Karena itu terus mencari solusi dan inovasi bagaimana agar kontribusi pekerjaan MBG bertambah. “Saat ini dari 13 kecamatan baru ada 65 unit SPPG,” terangnya.
Maryono mengungkapkan bahwa kehadiran SPPG ini sudah mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan sirkulasi perekonomian di masyarakat.
Jaga Higienitas dan Serap Tenaga Kerja Sekitar
SPPG Bugel Karawaci siap menjaga higienitas makanan yang akan disajikan dan juga kebersihan sanitasi lokasi.
Pengelola SPPG Bugel Karawaci, Paula Theodora mengatakan, pihaknya akan selalu menjaga higienitas makanan dan berkerja sesui SOP. “Kita akan selalu ingatkan relawan SPPG dan mereka pun sudah mengikuti pelatihan penjaminan makanan dari Dinkes,” katanya.
Paula yang juga selaku pengajar dari para siswa-siswi SPPG itu tentang keamanan pangan selanjutnya mengharapkan mereka mengaplikasikan ilmunya di dapur masing-masing.
Ia menegaskan, SOP benar-benar diperketat dan selalu mengingatkan mereka. Seperti dalam poster-poster di ruangan sudah ditulis bagaimana cara mencuci tangan dan menjaga keamanan pangan.
“Nanti setiap 2 sebulan sekali akan kita beri pelatihan tentang keamanan pangan. Selain itu selalu mengingatkan pemakaian APD lengkap seperti keluar masuk dapur di SPPG,” ujarnya.
SPPG Bugel Karawaci sendiri memilki 50 tenaga kerja yang terdiri dari 47 relawan SPPG, tiga kepala dapur dan ahli gizi. Dari jumlah itu tenaga kerjanya banyak dari warga sekitar.

Relawan SPPG Bugel Karawaci dengan salah satu sudut ruangannya.(iwan)
Pendistribusian MBG hari pertama oleh SPPG Bugel Karawaci dilakukan kepada 1.530 siswa. Ribuan siswa itu berasal dari SDN Bugel 1 sampai dengan SDN Bugel 4 di Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci.
Sementara MoU sudah dilakukan dengan 6 sekolah lainnya di antaranya SMK Global dan SMK Citra Nusantara. Kegiatan pendistribusian MBG akan dilakukan setelah lebaran.
SPPG Bugel Karawaci juga akan menyasar posyandu, ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Jumlah dari kalangan mereka ada sebanyak 500 penerima manfaat.(iwan)





