Menu

Mode Gelap
Wali Kota Sachrudin: Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar Warga Lingkungan RT 01/08 Kelurahan Gaga Kompak Kerja Bakti Pasang Paving Block Jalan

Tangerang Raya

Amuk Warga Kosambi, Satu Unit Truk Tanah Dibakar

badge-check


					Amuk Warga Kosambi, Satu Unit Truk Tanah Dibakar Perbesar

 

TANGERANG, Jagadbanten. id – Satu unit truk tanah dibakar  massa setelah terlibat kecelakaan di jalan Salembaran, Kecamatan Kosambi,Kabupaten Tangerang yang menyebabkan seorang anak mengalami luka parah, Kamis (7/11/24).

Kemarahan warga juga terus terjadi hingga menyebabkan amuk warga dan menyerang anggota Kepolisian yang mencoba mengamankan sopir truk dari amukan warga. 

Salah seorang warga Kecamatan Kosambi,  Ombay mengatakan bahwa peristiwa lakalantas itu terjadi saat jam pulang sekolah anak-anak SD. 

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi yang beredar bahwa, awal mula terjadinya lakalantas itu, ketika korban A bersama ibunya sedang mengendarai sepeda motor sepulang sekolah itu  terjatuh. 

“Saat korban terjatuh, tiba-tiba ada truk tanah Nopol B-9340-KYW yang melintas, dan melindas kaki kiri korban, ” katanya. 

Kehadiran anggota kepolisian tidak mampu menyurut kan Amarah warga yang terus melakukan aksinya merusak truk tanah tersebut. 

“Mungkin karena warga juga sudah kesal dan geram karena sudah terlalu banyak korban yang meninggal akibat truk tanah, yang melanggar aturan, ” katanya. 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengaku turut berbelasungkawa, atas terjadinya peristiwa lakalantas itu. Padahal, kata Taufik pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak pengelola armada truk, pihak Agung Sedayu, dan Kepolisian Metro Tangerang Kota. 

“Kami sangat prihatin, atas peristiwa ini. Padahal, kami dengan pengelola transformer, Agung Sedayu dan Polres sudah beberapa kali bertemu dan menyepakati, untuk menegakan Perbup No 12 Tahun 2022,” katanya. 

Taufik juga mengatakan, bahwa saat ini pihaknya bersama dengan Pj Bupati Tangerang dan Kapolres Metro Tangerang Kota sedang menuju lokasi. 

“Pj Bupati dan Kapolres sedang ke lokasi. Kami, menunggu arahan lebih lanjut, ” katanya. (Andry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wali Kota Sachrudin: Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

23 Juni 2026 - 08:57 WIB

Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang

19 Juni 2026 - 20:02 WIB

Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh

19 Juni 2026 - 07:28 WIB

Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru

14 Juni 2026 - 20:59 WIB

Trending di Pendidikan