Curah Hujan Tinggi, Warga Dongkal Cipondoh Indah Berharap Wilayahnya Tak Banjir

0 38
TANGERANG – Intensitas curah hujan yang tinggi belakangan ini di Kota Tangerang membuat warga yang wilayahnya kerap banjir khawatir.
Misalnya dirasakan Dede, warga RT 06/03 Kampung Dongkal Kelurahan Cipondoh Indah Kecamatan Cipondoh yang berharap wilayahnya tidak banjir. “Pas awal-awal Januari memang kembali lagi banjir tapi tidak tinggi,” katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (27/1/2021).

 

 

Ia mengungkapkan, banjir di wilayahnya lantaran disebabkan luapan air dari kali Irigasi Sipon. Selain itu kapasitas pintu air yang ada di lokasi kecil untuk menampung air. Saat debit air tinggi maka tak maksimal menyalurkannya ke Kali Bawah.Akibatnya meluap ke jalan raya dan diteruskan ke permukiman.

 

Ia berharap kapasitas pintu air dipasang yang lebih besar atau dibuat beberapa pintu air. Kemudian dibuat tanggul atau turap di pinggir jalan raya. Sehingga air tidak langsung ke permukiman warga.

 

Lurah Cipondoh Indah Khotibul Imam telah mengetahui bahwa di lingkungan tersebut kerap banjir.Warga juga sudah mengusulkan agar di tempatnya dibuat tanggul dan pelebaran pintu air. “Usulan warga ini telah disampaikan dalam musrenbang dan juga ke dinas terkait,” terangnya.

 

 

Img20210127101355
Mahpudin Franiaga, Kasie Pembangunan Sumber Daya Air pada PUPR Kota Tangerang.(setia)

 

Terpisah, Kasie Pembangunan Sumber Daya Air pada Dinas PUPR Kota Tangerang Mahpudin Franiaga mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang telah memprogramkan untuk mengurangi titik-titik banjir. Seperti tahun ini berencana membangun 20 titik turap dan 17 pusat pengendalian banjir. “Untuk lokasinya ada di 11 kecamatan,” katanya.

 

Di antaranya yang menjadi konsen pembangunan di Kali Ledug Kecamatan Periuk, Komplek DDN Karang Mulya, dan di Alam Jaya Jatiuwung. Pihaknya mengharapakan dengan pembangunan tersebut tidak ada lagi banjir di Kota Tangerang.

 

Sementara untuk di Kampung Dongkal Cipondoh Indah pihaknya akan melakukan pengecekan dahulu ke lokasi. “Insya Allah langsung kita tangani bila itu kerap menimbulkan banjir,” katanya.

 

Menurutnya, untuk mencegah banjir wilayah itu bisa dibangun turap dan fasilitas Pintu Air-nya dilebarkan.(setia)
fkdm larangan ads
kel poris plawad utara ads
Loading...