Delapan RW di Cipadu Jaya Berharap Miliki Lahan KWT 

0 87
TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang gencar mendorong warganya membentuk KWT (Kelompok Wanita Tani).Program itu direspon positif Kelurahan Cipadu Jaya Kecamatan Larangan.
Dari 8 lingkungan RW hampir semua di wilayah itu memiliki lahan KWT. Salah satunya KWT Kampung Jahe yang berada di RW 07 yang sudah terdaftar ke tingkat Nasional.
Kasi Kemasyarakatan Kelurahan Cipadu Jaya Adih Ismana mengatakan, bahwa Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong warga agar memiliki ketahanan pangan.Seperti dibentuklah  KWT di seluruh wilayah.”Berbagai pelatihan dan bantuan bibit pun diberikan,” katanya di sela-sela pelatihan pembibitan tanaman sayur di KWT Kampung Jahe RW 07 Cipadu Jaya, Jumat (27/11/2020).
Adih berharap dengan banyaknya diberikan pelatihan dan bantuan bibit maka warga bisa mempraktikan di lingkungan masing-masing.Dirinya berharap agar seluruh lingkungan RW di wilayahnya memiliki KWT.
Salah satu warga, Muhamad Parno, menyambut baik adanya program KWT. Kebetulan program ini sudah berjalan di wilayah RW 07dengan nama KWT Kampung Jahe.”Kita sudah melakukan budidaya jahe dan menghasilkan berbagai tanaman sayuran,” terangnya.
Karena itu, Muhamad Parno siap membantu wilayah lain agar seperti di tempatnya.Parno sendiri berlatar belakang sarjana pertanian yang sehari-hari praktik penanaman tanaman. Bahakan kerap jadi nara sumber soal tanaman di berbagai instansi.

 

Adanya pelatihan ini juga diapresiasi warga RW 08 Cipadu Jaya. Itu karena di wilayah tersebut baru merintis lokasi KWT Taman Cipulir. Keunggulannya ada budidaya berbagai jenis ikan.”Tentunya kami menyambut senang pelatihan untuk ketahanan pangan ini,” kata Ketua RW 08 Bang H.Tris.

 

Ia mengungkapkan, warganya menyambut senang adanya kegiatan ini.Namun pembinaan dan pemberian pelatihan dari pemerintah harus kontinyu supaya warga terus semangat.

 

Img 20201129 Wa0003
Foto bersama usai kegiatan pembibitan sayuran di KWT Kampung Jahe Kelurahan Cipadu Jaya.(ist)

 

Sementara, H Iman Budi mengharapkan setiap KWT hasil panennya bisa dibantu pemasarannya oleh pemerintah atau pihak lain. Karena selama ini baru berputar di lingkungan masing-masing. “Setidaknya adanya bantuan pemasaran maka ekonomi masyarakat terbantu di tengah situasi pandemi ini,” kata pria yang juga pengurus RW 02 Cipadu Jaya.(setia)

fkdm larangan ads
kel poris plawad utara ads
Loading...