DPRD Kota Tangerang Telah Bahas 13 Raperda 

0 14
TANGERANG -DPRD Kota telah membahas sebanyak 13 Raperda dari total 21Raperda yang masuk ke dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda). 6 di antaranya telah disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Ketua Badan Pembuat Perda (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang Edi Suhendi mengatakan, 6 raperda yang telah disahkan menjadi Perda. Adapun perda tersebut adalah Perda perubahan ketiga retribusi jasa umum, perda APBD tahun 2021 Perda APBD-Perubahan tahun 2020, Perda Laporan Pertanggungjawaban(Lpj) tahun 2020, kemudian Perda Disabilitas dan HIV Aids yang sampai saat ini masih menunggu fasilitasi dari Pemerintah Provinsi Banten.
“Ada sejumlah raperda yang sudah dibahas tinggal disahkan saja akan tetapi menunggu fasilitasi dari Pemprov Banten seperti raperda ketahanan pangan, Olah Raga, Ketenagakerjaan, penyertaan modal, BUMD, Perumdam, dan perda perubahan SOTK,” papar Edi, Senin (14/12/2020).
Edi mengatakan, banyaknya Raperda yang masih menunggu fasilitasi Pemprov dikarenakan adanya perubahan aturan. Sebelumnya perda disahkan terlebih dahulu kemudian difasilitasi namun saat ini dibalik yakni sebelum disahkan harus difasilitasi.
“Setelah kembali dari biro hukum provinsi langsung kita adakan paripurna pengesahan,” ujarnya.
Politisi PKS ini menambahkan, 8 Raperda yang belum sempat dibahas akan dimasukan kembali ke dalam Prolegda tahun 2021.
Adapun 8 Raperda yang belum dibahas yakni raperda penyelenggaraan transportasi, raperda Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), raperda perseroan Daerah Tangerang Nusantara Global (TNG), raperda Perusahaan Umum Daerah Pasar Kota Tangerang, raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Tangerang tahun 2020-2024, raperda penyelenggaraan kesejahteraan sosial, raperda sistem pemerintahan berbasis elektronik dan raperda pengelolaan keuangan daerah.(rls/setia)
fkdm larangan ads
kel poris plawad utara ads
Loading...