Dukung Kebijakan Pencegahan Covid-19, Budi Mulia Manfaatkan Aplikasi Daring Portaldik.id

0 53
TANGERANG-Untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di tengah pandemi corona sekolah Budi Mulia yang berada di Ciledug Kota Tangerang memanfaatkan aplikasi pembelajaran daring bernama Portaldik.id.

Selain memanfaatkan aplikasi milik sendiri Budi Mulia juga memanfaatkan aplikasi yang disediakan pemerintah seperti Rumah Belajar, Icando, Google Education, Kelas Pintar, Ruang Guru, Zenius dan lain-lain.

Penyelenggara Yayasan Budi Mulia Moh. Suryadi Syarif berharap kebijakan Gubernur Banten dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku di Tangerang raya merupakan kebijakan efektif dan strategis untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga memberikan rasa aman, ketenangan di masyarakat, dan terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat.

Hal itu diungkapkan Suryadi saat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Banten dalam rangka Monitoring Dampak Kebijakan Pelayanan Pendidikan dalam Penanganan KLB (Covid-19) serta Pemberlakuan PSBB di Kota Tangerang, Rabu (22/4/2020)

Kunjungan kerja dipimpin Asep Hidayat (ketua), Jazuli Abdillah (anggota), dan Ella Silvia (anggota). Mereka mengapresiasi fasilitas aplikasi daring yang dimanfaatkan Budi Mulia yang memadai untuk KBM di tengah pandemi corona ini. Selain itu kepatuhan sekolah dalam megikuti kebijakan dan instruksi gubernur Banten tentang pencegahan Covid-19.

Budi Mulia Seken
Penyelenggara Yayasan Budi Mulia saat menerima kunjungan kera Komisi I DPRD Provinsi Banten.(istimewa)

Kebijakan Pendidikan di tengah wabah Covid-19 itu misalnya Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep : 114-Huk/2020 tentang Penetapan Kejadian Luar Biasa Corona di Wilayah Banten. Instruksi Gubernur Banten, Nomor 1 Tahun 2020, tentang Perintah Proses Meliburkan Belajar Mengajar di Sekolah, kemudian Instruksi Gubernur Banten Nomor 2 Tahun 2020, tentang Perpanjangan Waktu Libur Proses Belajar Mengajar di Sekolah Diperpanjang, semula 30 Maret 2020, diperpanjang jadi 31 Maret sampai 1 Juni 2020, hal ini guna pencegahan Covid-19

Suryadi berharap dunia pendidikan kembali berjalan seperti biasa, guru datang dan mengajar ke sekolah, siswa datang dan belajar di sekokah, guru dan siswa menjadikan sekolah sebagai rumah keduanya, rumah yang mencerahkan, rumah yang mencerdaskan, dan rumah yang menyenangkan.(wanbo)

Loading...