Tangerang, Jagadbanten.id – Sekolah Budi Mulia Ciledug memanfaatkan bulan suci Ramadhan 1443 H dengan kegiatan pesantren kilat. Kegiatan tersebut diikuti para siswa, guru, dan bahkan karyawan di sekolah Budi Mulia.
Untuk para siswa dilakukan di komplek sekolah masing-masing yakni di Jalan HOS Cokroaminoto, Sudimara Jaya, Ciledug, Kota Tangerang. Sementara untuk para guru dan karyawan dilaksanakan di Masjid Assalam yang tidak jauh dari komplek sekolah.

Baik siswa, guru, dan para karyawan mengikutinya dengan antusias. Kegiatan diisi dengan shalat berjamaah, tadarus Al Quran, membaca dzikir, shalawat, santunan, dan diakhiri dengan tausyiah dan doa bersama.
Bagi siswa Budi Mulia pesantren kilat dilakukan pertengahan Ramadhan dengan dibimbing guru masing-masing dan sebagai pengisi tausyiah Ustad Yusri S.Ag., M. A,. Sementara untuk para guru dan karyawan Budi Mulia digelar selama 2 hari pada Kamis dan Jumat (22/4/2022).

Ustad Samsul Arifin memberikan tausyiah dalam pesantren kilat yang diikuti para guru Budi Mulia.(iws)
Turut hadir dalam pesantren kilat para guru, Ketua Yayasan Pendidikan Budi Mulia Dr HM Suryadi Syarif, para kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan Budi Mulia. Selaku penceramah yakni Ustad Samsul Arifin S. Ag dengan tema Sholat dan Ustad Dr Ruslan Husen dengan tema Meraih Keberkahan Hidup.
HM Suryadi Syarif merasa bersyukur dan gembira karena pesantren kilat bagi para guru dan karyawan bisa dilaksanakan di Masjid Assalam.
Menurutnya, masjid ini memiliki sejarah panjang di antaranya diresmikan oleh Walikota Tangerang yang saat ini menjadi Gubernur Banten. Sementara amanah pendiri masjid ini yakni almarhum H.Hapas agar memakmurkan masjidnya.”Alhamdulillah saat ini dilakukan pesantren kilat,” tuturnya.
Ketua Panitia Pesantren Kilat Budi Mulia Dr HM Wahyudin Syarif SH., M.Pd mengatakan kegiatan pesantren kilat dilaksanakan berjalan lancar dan diikuti antusias peserta.”Kami mengucapkan terimakasih ke semua pihak yang mendukung kegiatan ini,” katanya.

Peserta pesantren kilat para guru dan karyawan Budi Mulia di Masjid Assalam.(iws)
Sementara itu, Ustad Samsul Arifin S. Ag, dalam pesan tausyiahnya agar manusia tidak lalai dalam sholat. Menurutnya, sholat itu ibadah yang beresiko, artinya bisa menuai pahala juga menjadi ancaman bila lalai dilakukannya. Sholat juga kunci rezeki dan penyelesai setiap masalah. “Karena itu perbaikilah sholat kita,” ajaknya.**





