Menu

Mode Gelap
Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar Warga Lingkungan RT 01/08 Kelurahan Gaga Kompak Kerja Bakti Pasang Paving Block Jalan Seminar dan Gathering 2026, ACE Banten: Pererat Solidaritas dan Tingkatkan Kompetensi

Tangerang Raya

JMSI Banten dan Forum Diskusi Rakyat Gelar Diskusi Pemekaran Tangerang Tengah

badge-check


					Diskusi rakyat tentang pemekaran Tangerang Tengah oleh JMSI Banten dan Forum Diskusi Rakyat Tangerang Tengah.(ist) Perbesar

Diskusi rakyat tentang pemekaran Tangerang Tengah oleh JMSI Banten dan Forum Diskusi Rakyat Tangerang Tengah.(ist)

JagadBanten.id – Mendorong pembentukan wilayah baru di Tangerang, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pengda Banten bersama Forum Diskusi Rakyat (FDR) Tangerang Tengah (Tangteng) menggelar diskusi rakyat.

 

Kegiatan yang berlangsung di salah satu rumah makan di Legok ini dihadiri Anggota DPRD Provinsi Banten, Faisal, Ketua Badan Persiapan Pembentukan Kota Tangerang Tengah (BPP-KTT) Nurdin H Satibi, Ketua FDR Tangerang Tengah, Indra Setiawan serta puluhan peserta pada Rabu, (22/12/2021).

 

Ketua BPP-KTT Nurdin mengatakan, pembentukan Kota Tangerang Tengah sudah layak menjadi kota baru. Dari semua bidang sudah mumpuni untuk dijadikan kota baru.

“Pergerakan dari masyarakat untuk memberikan dukungan pembentukan wilayah baru bisa mendorong percepatan berdirinya Kota Tangerang Tengah.Meskipun, saat ini pemerintah pusat belum membuka moratorium daerah otonomi baru (DOB),” katanya.

 

Meski demikian, kata Nurdin perjuangan pembentukan Kota Tangerang Tengah terus dilakukan. Saat ini pihaknya masih menyosialisasikan dan menggodok kajian pembentukan Kota Tangerang Tengah.

“Seluruh elemen masyarakat dari tingkat RT hingga kecamatan sudah kita sosialisasikan sambil menjalankan kajian oleh tim,” ujarnya.

JMSI Banten dan Forum Diskusi Rakyat Gelar Diskusi Pemekaran Tangerang Tengah

Foto bersama usai diskusi rakyat JMSI Pengda Banten bersama Forum Diskusi Rakyat Tangerang Tengah.(ist)

 

Sementara, Anggota DPRD Provinsi Banten, Faisal menambahkan peluang pembentukan Kota Tangerang Tengah sangat terbuka. Sebab, dilihat dari potensi sangat besar. Bahkan, pendapatan asli daerah di Tangerang Tengah mencapai Rp 700 miliar.

“Kalau kita maksimalkan bisa lebih besar lagi. Kita mendukung pemekaran wilayah Kota Tangerang Tengah,” ucap politisi Golkar ini.

 

Tim Kajian BPP-KTT Hidayat Muhtar menambahkan ada 11 item persyaratan kajian pemekaran daerah yang harus dipenuhi. Di antaranya, pelayanan publik, pendapatan asli daerah, ekonomi, menciptakan kemandirian serta sosial budaya.

“Ada tahapan yang harus dilalui juga. Mulai dari di tingkat pemerintah daera, provinsi hingga pusat. Kita kawal sampai cita-cita terbentuknya Kota Tangerang Tengah,” tandasnya.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang

19 Juni 2026 - 20:02 WIB

Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh

19 Juni 2026 - 07:28 WIB

Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru

14 Juni 2026 - 20:59 WIB

Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar

14 Juni 2026 - 13:46 WIB

Trending di Ekonomi