Menu

Mode Gelap
Seminar dan Gathering 2026, ACE Banten: Pererat Solidaritas dan Tingkatkan Kompetensi Pelepasan TK Melati Indah Cipondoh Makmur Gelar Pentas Seni Warga Gang Kartini dan Gang H Masum Cipondoh Kompak Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Program PNM Peduli di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tanam 29 Ribu Pohon di Seluruh Indonesia Uji Emisi Gratis Digelar di Kota Tangerang, DLH Targetkan Periksa 500 Kendaraan Wali Kota Sachrudin: Nilai-Nilai Pancasila Agar Jadi Napas Kehidupan di Masyarakat

Banten

Kasus Stunting di Tangerang Selatan Menurun, Benyamin Langsung Naikan Insentif Kader Posyandu

badge-check


					Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memasuki ruang acara yang dihadiri ratusan kader posyandu.(ist) Perbesar

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memasuki ruang acara yang dihadiri ratusan kader posyandu.(ist)

TANGERANG SELATAN, Jagad Banten.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satunya dengan menaikan insentif bagi kader posyandu di Tangerang Selatan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat menghadiri peningkatan kader Posyandu di Kecamatan Setu dan Serpong, pada Selasa, 21 Februari 2023.

“Tahun ini saya naikan insentifnya ya, insyaallah menjadi 1 juta 350ribu, per tahun. Jumlah kader posyandu kita sekitar 6 ribu. Insyaallah, nanti bertahap,” kata Benyamin.

Kenaikan ini bukan tanpa alasan, karena peran kader posyandu pulalah berhasil menurunkan angka prevalensi stunting di Tangerang Selatan.

“Ini berkat kerja keras ibu-ibu kader posyandu. Stunting di Tangerang Selatan turun drastis, bayangkan saja dari 19,9 persen jadi 9 persen,” jelas Benyamin.

Itulah salah satu fungsi kader posyandu. Dan ia meyakini bahwa keberhasilan ini juga melalui proses panjang yang tidak pernah henti dilakukan oleh para kader posyandu.

“Mulai dari menimbang balita, mengisi kartu menuju sehat, memberikan penyuluhan dan edukasi dan banyak hal lainnya yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya. Dan terbukti angka kematian ibu dan bayi juga turun.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, dr. Allin Hendalin, menjelaskan di wilayah Tangerang Selatan ada 719 posyandu aktif dari 846 posyandu yang ada.”Data ini menunjukkan 85 persen tercapai di nasional,” kata dr. Allin.”Sementara kader posyandu yang sudah dijamin Jamsostek sebesar 5.454 kader,” tambahnya.

Tentunya kader yang mendapat insentif ini telah memenuhi syarat yang ditentukan. Mulai dari melakukan kegiatan sebanyak delapan kali per tahun, melakukan tindakan promotif dan preventif kepada sasaran di wilayahnya.

Untuk itu, kata dr Allin, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kemampuan pada kader kesehatan. Pihaknya sadar betul, karena para kader inilah sebagai ujung tombak Dinas Kesehatan.

“Mereka harus dibekali ilmu yang cukup. Sehingga mereka bisa memberikan penjelasan dan informasi yang tepat kepada masyarakat,” tutupnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seminar dan Gathering 2026, ACE Banten: Pererat Solidaritas dan Tingkatkan Kompetensi

7 Juni 2026 - 23:32 WIB

Pelepasan TK Melati Indah Cipondoh Makmur Gelar Pentas Seni

7 Juni 2026 - 19:37 WIB

Warga Gang Kartini dan Gang H Masum Cipondoh Kompak Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

7 Juni 2026 - 18:50 WIB

Uji Emisi Gratis Digelar di Kota Tangerang, DLH Targetkan Periksa 500 Kendaraan

3 Juni 2026 - 15:08 WIB

Trending di Lifestyle