TANGERANG, Jagadbanten.id – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sudah dapat membantu manusia seperti dalam belajar maupun bekerja.
Banyak tools AI yang dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya. Seperti Notebook LM,
Gemini Gems dan Google Flow. Tools tersebut bisa untuk asisten riset, membuat gambar dan juga video.

Sehingga AI yang dimanfaatkan itu dapat membantu tugas manusia dalam bekerja, menambah kreatifitas maupun kegiatan belajar.
Praktisi AI, Maryana Matta mengatakan, agar jangan selalu percaya 100 persen terhadap hasil AI. Karena AI itu bisa salah.
“Untuk meyakinkan benar atau salah hasil dari AI itu kita harus mengecek berulang-ulang,” katanya saat menjadi nara sumber kegiatan Kelas Literasi AI yang diselenggarakan DPAD Kota Tangerang, Selasa 15 September 2026.
Dalam kegiatan itu sebanyak 78 peserta mengikuti Kelas Literasi AI dengan pembelajaran dibagi batch 1 dan batch 2 secara gratis. Peserta merupakan masyarakat umum terdiri dari para mahasiswa, kaum ibu, karyawan swasta dan pelaku UMKM.
Maryana menekankan apa pun outputnya atau informasi yang diberaikan AI harus dicek lagi. Dilakukan verifikasi sebelum melakukan share informasinya.
“Informasinya kita cek lagi dan diverifikasi. Sebelum kita share. Kemudian hati-hati sama privasi dan tetap dijaga serta hindari mengunggah data pribadi ke AI,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, pastikan soal musik, gambar dan wajah orang lain yang dipakai untuk AI sudah ada izinnya atau hak cipta.
Menurutnya gunakanlah AI secara wajar. Karena AI itu merupakan alat bantu, merupakan asisten pintar. Jadi manusianya harus lebih pintar dari AI. Bahwa AI hanya alat bantu karya dan bukan sebagai pengganti tanggungjawab.
Jadi kalau mau bikin karya dari AI sampaikan secara terbuka. Bahwa videonya dibantu dengan AI. Jangan serta-merta itu merupakan karya sendiri.(iwan)









