Menu

Mode Gelap
Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar Warga Lingkungan RT 01/08 Kelurahan Gaga Kompak Kerja Bakti Pasang Paving Block Jalan Seminar dan Gathering 2026, ACE Banten: Pererat Solidaritas dan Tingkatkan Kompetensi

Lifestyle

Minim Perawatan, Gambang Kromong “Darling Sekawan” Bakal Tinggal Nama

badge-check


					Harry de Fretes membersihkan salah satu alat musik tradisional Gambang Kromong 'Darling Sekawan Perbesar

Harry de Fretes membersihkan salah satu alat musik tradisional Gambang Kromong 'Darling Sekawan".

TANGERANG, Jagadbanten.id – Sebuah nama grup musik tradisional Gambang Kromong Tradisional “Darling Sekawan” nampaknya bakal tinggal nama, lantaran tidak pernah pentas lagi.

Bagaimana mau berpentas, kalau alat alat Gambang dan instrument lain seperti tekyan, krecek, gong dan kenong yang merupakan kesatuan dari bunyi yang dihasilkan, dari waktu ke waktu tergerus oleh minimnya perawatan dan tempat untuk “berteduh”.

Satu persatu alat musik mulai rusak dan kayunya keropos dan rapuh, karena diterpa tampias air hujan dan udara ekstrem yang datang silih berganti.

Sampai akhirnya, pemimpin grup musik ini, Harry de Fretes mengambil inisiatif untuk menyelamatkan alat alat musik tradisionil ini dengan cara menggalang dana yang akan digunakan untuk melakukan “renovasi” dan reinventarisasi secara bertahap.

Diutarakanlah keinginan ini kepada aplikasi kitabisa.com yang syukur alhamdulilah menyambut dengan baik tawaran untuk berkolaborasi ini.

Dengan melihat tujuan untuk menyelematkan seni-tradisi khususnya musik tradisionil, akhirnya dibuatlah suatu kesepakatan bersama untuk melakukan aksi fund-raising yang sudah dimulai sejak 1 Februar silam.

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun kembali alat musik grup Gambang Kromong “Darling Sekawan” dengan cara: mereparasi alat yang rusak, membeli instrument yang kurang serta menyediakan ruangan khusus untuk merawat agar terlindungi dari ha hal yang akan “merusak” alat-alat ini dari gangguan apapun.

Dukungan dari pemerhati dan pecinta budaya, dapat disalurkan melalui kitabisa.com dan pergerakkan fund-raising ini juga dapat dipantau secara terbuka melalui aplikasi tersebut. Mari,lindungi dan lestarikan musik tradisional kita!(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang

19 Juni 2026 - 20:02 WIB

Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh

19 Juni 2026 - 07:28 WIB

Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru

14 Juni 2026 - 20:59 WIB

Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar

14 Juni 2026 - 13:46 WIB

Trending di Ekonomi