Pisah Sambut Lurah Porisgaga Baru, Cerita Lurah Blusukan Hingga Pernah Didemo Warga
TANGERANG, Jagadbanten.id – Pisah sambut Lurah Porisgaga Baru dari Muhammad Arief ke Wiwi Tiami berjalan lancar dan penuh keadaan haru, Sabtu (6/12/2025) malam.
Wiwi Tiami, Lurah Porisgaga Baru, mengatakan sejak dirinya menjabat sebulan lalu sudah blusukan ke warga untuk mengetahui permasalahan di wilayah.
“Kalau kayak Pak Jokowi saya sudah blusukan tapi tidak ke gorong-gorong,” katanya saat memberi sambutan di acara pisah sambut lurah dan langsung mendapat tepuk tangan yang hadir.
Wiwi mengungkapkan dirinya hanya blusukan ke rumah-rumah RW, RT, para kader PSM, posyandu, dan juga warga lainnya.
Kegiatan itu merupakan langkah memperkenalkan dirinya dan untuk mengetahui permasalahan yang ada di lingkungan.
Dirinya berharap kegiatan yang dilakukan agar program Pemerintah Kota Tangerang berjalan lancar. Di antaranya seperti program Gampang Kerja, Sembako Murah, dan Sekolah Gratis.
Wiwi yang sebelumnya menjabat Sekretaris Kelurahan Gondrong dan Gaga di Kecamatan Larangan itu berharap kehadirannya di Porisgaga Baru bisa diterima masyarakat.
Dirinya siap bersinergi dengan stakeholder. Kemudian bila ada kesalahan siap ditegur.”Saya wakafkan diri saya untuk membangun daerah ini,” ujarnya.
Lurah Porisgaga Baru ini mengucapkan terima kasih atas kehadiran tokoh masyarakat, ulama, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus RT/RW, pemuda, dan lainnya di acara lepas sambut lurah.
Lurah Jatake Muhammad Arief Ucapkan Terima Kasih ke Warga
Muhammad Arief yang kini menjabat Lurah Jatake di Kecamatan Jatiuwung mengucapkan terima kasih kepada warga dan stakeholder di Porisgaga Baru atas kerja samanya.
Selama 5 tahun menjabat di Porisgaga Baru dirinya memohon maaf kalau ada kekurangan dalam menjalankan program.”Banyak PR yang harus dikerjakan dan semoga oleh lurah baru bisa dilaksanakan,” ucapnya.
Sedangkan bertugas di tempat baru dirinya mohon diberi kelancaran dan kemudahan dalam memimpin wilayah tersebut.
Arief menceritakan saat kasus Covid-19 melanda maka para RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtimbas dan semua mitra kelurahan bekerja sama bahu membahu mencegah penyakit tersebut. “Karenanya saya ucapkan terima kasih kepada semuanya,” ungkapnya.

Ada satu peristiwa yang cukup memanas di wilayah dan tidak bisa dilupakan. Adalah saat terjadi demo warga dari 3 lingkungan RW ke Kantor Kelurahan Porisgaga Baru.
Mereka berdemo lantaran tidak semua warga mendapat bantuan sosial (Bansos) sembako saat itu dan juga soal mengikuti aturan pencegahan Covid-19.
Namun berkat kerja sama semua pihak dalam memberikan pemahmaman ke masyarakat maka aksi itu bisa teratasi dan wilayah kembali kondusif.
Lurah Porisgaga Baru Agar Merangkul Semua Masyarakat
Kecamatan Batuceper mengapresiasi kegiatan lepas sambut Lurah Porisgaga Baru yang berjalan antusias dan dalam suasana penuh haru. “Ini sangat bagus dan bisa menjadi contoh untuk ajang silaturahmi,” kata Sekretaris Camat (Sekcam) Batuceper, Tuhpatul Ahwazi.
Menurutnya, kelurahan Porisgaga Baru ini sangat potensial dan masyarakat agar menerima kehadiran lurah baru ini. Bila ada kesalahan dapat ditegur dan lurah juga dapat melakukan inovasi di wilayahnya.
Sekcam Tuhpatul Ahwazi mengharapkan agar Lurah Porisgaga Baru Wiwi Tiami merangkul semua masyarakat. Mulai para tokoh masyarakat, ulama, pemuda dan stakeholder sehingga dapat bekerja sama membangun wilayah.(iwan)