Menu

Mode Gelap
Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan Rini Maryono: Posyandu di Porisgaga Baru Agar Laksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal Rekayasa Lalin di Jembatan Bayur, Polisi dan PUPR Pasang Pembatas Beton Polres Metro Tangerang Kota Gandeng Warga Jaga Kamtibmas, Sekaligus Salurkan Bantuan Sosial Volume Sampah Ramadan Masih Stabil, DLH Kota Tangerang Tetap Siaga Kontrol Kebersihan

Tangerang Raya

Pompa Penyedot Air Diturunkan DSDABMBK Tangsel untuk Atasi Banjir

badge-check


					Pompa penyedot air untuk mengatasi banjir yang diturunkan DSDABMBK Tangsel.(ist) Perbesar

Pompa penyedot air untuk mengatasi banjir yang diturunkan DSDABMBK Tangsel.(ist)

TANGERANG, Jagadbanten.id – Hujan deras yang masih mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak Jumat sore, 5 Januari 2024 mengakibatkan sejumlah titik wilayah di Tangsel tergenang banjir.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel menurunkan pompa untuk melakukan penyedotan air di berbagai titik.

Salah satunya di wilayah Namara Residence, Pamulang, pada Sabtu, 6 Januari 2024.”Instruksi Pak Wali Kota untuk segera melakukan penanganan salah satunya melalui penyedotan air melalui pompa,” ujar Robby Cahyadi, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Bina Konstruksi.

Seperti diketahui sebelumnya, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan telah melakukan peninjauan dan pendistribusian sejumlah bantuan.

“Kami pastikan bantuan segera terdistribusikan. Baik paket sembako, maupun ini perahu karet untuk evakuasi warga dan hal lainnya,” terangnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga memastikan pompa air di semua titik rawan banjir dalam kondisi aktif. Bahkan pekerjaan pembangunan tanggul, tandon dan saluran drainase masih berjalan, sehingga meyakini kondisi banjir akan surut dan teratasi.

“Kami juga menyiagakan petugas, baik dari BPBD, Damkar, Satpol PP, ada Dinsos juga, dibantu perangkat kewilayahan. Masyarakat juga tetap waspada karena curah hujan dengan intensitas sangat tinggi masih terjadi,” ujarnya.

Bersamaan dengan itu semua, pemantauan juga ia lakukan ke berbagai lokasi yang sudah dilakukan pembangunan turap, drainase, tandon air, normalisasi kali dan rumah pompa.

Seperti di Taman Mangu, Pondok Maharta, Kampung Bulak, La Verde, Serpong Park. Dan berdasarkan kondisi di lapangan, wilayah tersebut tidak terdampak.

“Kami terus berupaya bersama-sama untuk melakukan penyelesaian penanganan banjir dan genangan di Tangsel, agar dalam kondisi cuaca yang ekstrem pun, warga tetap merasa aman dan tenang,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Muscab II APJI Kota Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses Pilih Ketua Baru

7 Mei 2026 - 23:53 WIB

Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan

7 Mei 2026 - 22:48 WIB

Rini Maryono: Posyandu di Porisgaga Baru Agar Laksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal

6 Mei 2026 - 18:26 WIB

Rekayasa Lalin di Jembatan Bayur, Polisi dan PUPR Pasang Pembatas Beton

4 Mei 2026 - 22:57 WIB

Trending di Hukrim