Menu

Mode Gelap
Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar Warga Lingkungan RT 01/08 Kelurahan Gaga Kompak Kerja Bakti Pasang Paving Block Jalan Seminar dan Gathering 2026, ACE Banten: Pererat Solidaritas dan Tingkatkan Kompetensi

Tangerang Raya

Puluhan Pengusaha Katering yang Tergabung di WWKI Mengikuti Pelatihan ISO 22000 dan HACCP

badge-check


					Foto bersama Ketua WWKI Banten Hj Rasmawati, Wakil Ketua WWKI Banten Siti Khaeriyah, bersama nara sumber dan Ketua APJI Kota Tangerang Erin Nurmawanti disela-sela acara pelatihan ISO 22000 dan HACCP.(iws) Perbesar

Foto bersama Ketua WWKI Banten Hj Rasmawati, Wakil Ketua WWKI Banten Siti Khaeriyah, bersama nara sumber dan Ketua APJI Kota Tangerang Erin Nurmawanti disela-sela acara pelatihan ISO 22000 dan HACCP.(iws)

TANGERANG, Jagadbanten.id – Kurang lebih 50 pengusaha katering industri yang tergabung di Wadah Wirausaha Katering Indonesia (WWKI) Provinsi Banten mengikuti pelatihan ISO 22000 dan HACCP di lantai 2 Gedung MUI Kota Tangerang, Rabu 12 Oktober 2022.

Kegiatan yang digelar WWKI Provinsi Banten dan didukung Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kota Tangerang itu diikuti antusias para peserta. Itu karena mereka ingin mendapat ilmu baru soal keamanan pangan dan pertama kalinya mengikuti kegiatan tersebut.

Pengisi materi dalam pelatihan adalah Andrian Kurniadi dan Isap Saprudin dari Smart Manajemen Sertifikasi Indonesia (SMSI). Peserta mengikuti pelatihan yang dilaksanakan dalam waktu sehari itu selanjutnya mendapatkan sertifikat ISO 22000 dan HACCP.

Puluhan Pengusaha Katering yang Tergabung di WWKI Mengikuti Pelatihan ISO 22000 dan HACCP

Peserta pelatihan ISO 22000 dan HACCP serius mengikuti pelatihan yang diadakan WWKI Banten dan APJI Kota Tangerang di Gedung MUI Kota Tangeang.(iws)

Ketua WWKI Provinsi Banten Hj Rasmawati mengatakan diadakan pelatihan ini agar para peserta lebih mengetahui keilmuan di bidang katering, keamanan pangannya dan memiliki legalitas usahanya. “Sehingga konsumen tambah percaya kepada kita,” katanya saat pembukaan acara.

Rasmawati menegaskan, usaha katering industri tidak sekedar dijalankan. Tetapi harus memahami ilmunya. Apalagi mengenai soal pangan ini yang berhubungan dengan orang banyak. Sehingga harus aman dan berkualitas.

Lewat pelatihan ini, dirinya mengharapkan seluruh peserta agar menyimak serius dalam mengikuti kegiatannya. Sehingga materi yang disampaikan para nara sumber bisa dipahami dan diimplementasikan di perusahaan masing-masing.

Rasmawati mengucapkan terima kasih kepada para nara sumber dari SMSI yang telah memberikan pelatihan ini. Kemudian seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan.”Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kota Tangerang yang telah mendukung kegiatan ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua APJI Kota Tangerang Erin Nurmawanti menyambut senang antusiasnya para peserta dalam mengikuti pelatihan ISO 22000 dan HACCP. Peserta yang ikut dari katering industri dan juga ada jasa boga. Pelatihan ini sangat penting karena para peserta mendapatkan ilmu baru untuk kemajuan usahanya.

Erin mengungkapkan bahwa usai pandemi Covid-19 setiap usaha butuh perkembangan. Sehingga usaha-usaha tersebut harus memiliki manajemen yang baik, memiliki dokumen penting dan legalitas usahanya.

Karena itu, kata Erin, APJI Bersama WWKI akan berkolaborasi dalam meningkatan manajemen usaha baik di katering industri maupun jasa boga. Saat ini karena kebijakan pemerintah maka usaha-usaha tersebut harus memiliki dokumen dan legalitas usaha.

Salah satu peserta pelatihan, Darlena mengaku pelatihan yang diikutinya sangat bermanfaat untuk keberlangsungan usaha. Karena lewat pelatihan banyak sekali ilmu baru soal katering. “Jadi wajib diikuti agar usaha kita terus berkembang.,” tandasnya.

Puluhan Pengusaha Katering yang Tergabung di WWKI Mengikuti Pelatihan ISO 22000 dan HACCP

Isap Saprudin dari SMSI memberikan materi pelatihan ISO 22000 dan HACCP kepada puluhan pengusaha katering industri yang tergabung di WWKI Banten.(iws)

Andrian Kurniadi dari SMSI menambahkan bahwa bisnis di dunia katering industrI maupun jasa boga sangat ketat saat ini. Para pengusaha tersebut harus memiliki kompetensi dan ilmunya supaya usaha tetap berkembang.

Ia mengingatkan peserta pelatihan jangan sekedar mendapat sertifikat tetapi bisa memiliki kompetensi serta ilmunya dapat diterapkan. Dirinya mengharapkan agar WWKI Banten dan APJI Kota Tangerang tetap solid dan berkolaborasi dalam memajukan bisnis ini.(setia)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang

19 Juni 2026 - 20:02 WIB

Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh

19 Juni 2026 - 07:28 WIB

Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru

14 Juni 2026 - 20:59 WIB

Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar

14 Juni 2026 - 13:46 WIB

Trending di Ekonomi