Puluhan Warga Pakojan Antusias Ikuti Pelatihan Pembibitan Tanaman

0 41

TANGERANG-Puluhan warga Kelurahan Pakojan Kecamatan Pinang Kota Tangerang antusias mengikuti pelatihan pembibitan tanaman yang digelar Pemerintah Kota Tangerang.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula kantor kelurahan dan halaman kantor itu diikuti dengan semangat. Mereka selain mendapat teori juga langsung praktik penanaman bibit. Di penghujung kegiatan setiap peserta diberikan bibit tanaman.

Kegiatan dibuka Lurah Pakojan Yayat, Jumat (13/11/2020) pagi. Selaku nara sumber Karmawan Usman dari BLK Disnaker Kota Tangerang, dan Riris dari FKTS Kota Tangerang.

Karmawan Usman mengatakan, masyararakat agar menanam yang masa panennya cepat. Ini demi menutupi kebutuhan konsumsi sehari-hari. Misalnya bisa menanam Pokcay, Kangkung, dan Sawi. “Untuk panen tidak perlu nunggu sebulan,” katanya.

Menurut Karmawan gerakan penanan bibit tanaman ini demi menjaga ketahanan pangan. Ketahanan pangan tak hanya menanam sayuran tapi bisa budidaya ikan. Jadi bisa dikembangkan.

Gerakan penanaman tanaman juga tidak terpaku di lahan KWT (Kelompok Wanita Tani) tapi bisa dilakukan di setiap rumah masing-masing.

Pelatihan Seken
Warga mempraktikan tanaman bibit di halaman Kantor Kelurahan Pakojan.(setia)

Sementara, Riris menambahkan, masyarakat agar memanfaatkan setiap lahan untuk ditanami tanaman. Kegiatan ini bukan sekedar hobi tapi bisa mengurangi biaya belanja kaum ibu sehari-hari. “Apalagi hasil pembibitan tanaman sendiri lebih sehat,” terangnya.

Ia mengharapkan warga yang mengikuti pelatihan agar mempraktikan di tempat masing-masing. Para ketua RT diharapkan mendorong masyarakatnya melakukan ini. Karena mereka yang memiliki wilayah dan dekat dengan warga.

Adanya pelatihan pembibitan tanaman mendapat apresiasi Lurah Pakojan Yayat. Menurutnya, masyarakat sangat termotivasi adanya kegiatan ini. Masyarakat diajak peduli di tengah pandemi Covid-19. “Saya lihat banyak yang berpartisipasi sejak ada pandemi ini,” tuturnya

Pelatihans Eken 2
Foto bersama Lurah Pakojan Yayat, dengan nara sumber dan warga usai pelatihan bibit tanaman.(setia)

Adanya pelatihan bibit tanaman dengan turun langsung ke masyarakat merupakan hal positif. Itu diutarakan Shanti, salah satu warga yang ikut pelatihan pembibitan. Menurutnya mengikuti kegiatan ini warga mendapat pengetahuan baru. “Bahkan bila ditekuni bisa mendapat keuntungan,” kata perempuan yang aktif di KWT dan juga berjualan secara daring ini.(setia)

 

fkdm larangan ads
kel poris plawad utara ads
Loading...