Senangnya Pasutri Pemulung dapat Bedah Rumah dari Pemerintah Kota Tangerang
TANGERANG, Jagadbanten.id – Katiran (54) dan Tukiyah (50) tidak menyangka rumahnya yang sudah keropos dan kerap bocor bila hujan akan mendapat bedah rumah dari Pemerintah Kota Tangerang.
Pasangan suami istri (Pasutri) yang bekerja sebagai pemulung itu berharap setelah rumahnya dibedah bangunannya lebih kokoh dan tentunya tidak bocor lagi.
Sebelumnya pasutri tersebut mengaku kaget karena mendadak didatangi pengurus RT/RW, aparat kelurahan dan pengurus Badan Kesewadayaan Masyarakat (BKM) setempat.
Ternyata mereka hendak melihat-lihat kondisi rumahnya yang sudah tidak layak huni. Lantas diusulkan agar ikut program bedah rumah ke Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Tangerang.
Pasangan suami istri itu langsung senang karena tempat tinggalnya mau diperbaiki atau dibedah rumah. Sehingga rumahnya tak lagi lembab karena terus kebocoran dan juga keropos. “Alhamdulillah senang sekali rumah saya diperbaiki,” kata Tukiyah saat ditemui di rumahnya di Kampung Gunung, RT 05 RW 01, Kelurahan Cipondoh, Senin (29/9/2025).
Dirinya mengatakan, bila dari hasil kerja mengumpulkan barang-barang rongsokan belum tentu bisa memperbaiki rumah. Itu karena dirinya dan sang suami sudah tua dan kerjanya tidak selincah dulu.
Tukiyah mengucapkan terima kasih kepada pengurus RT RW, kelurahan, BKM, dan Pemerintah Kota Tangerang karena rumahnya bisa dibedah. Sehingga nanti bisa ditempati dengan nyaman.
Kegiatan bedah rumah untuk pasutri tersebut mulai dilaksanakan pada Senin (29/9/2025) pagi. Nampak mereka sangat antusias melakukan bedah rumah tersebut. Semua anak-anaknya bahkan tetangga membantunya saat merubuhkan bangunan rumah yang lama.
Ketua BKM Bina Manfaat Kelurahan Cipondoh, Muhamad Zuhri mengatakan, bagi penerima manfaat program bedah rumah ini maka akan menempati rumah yang layak ditempati. “Sehingga mereka akan lebih nnyaman tempat tinggalnya,” katanya.
Muhamad Zuhri mengapresiasi kegiatan bedah rumah untuk keluarga Katiran disambut antusias lingkungan. Terbukti para anaknya dan tetangganya bergotong-royong dalam bedah rumah tersebut.
Menurutnya, adanya keterlibatan lingkungan dan antusiasnya mereka dalam program bedah rumah maka sangat terserap baik secara anggaran dan tenaga. Ini diharapkan terjadi pada kegiatan bedah rumah lainnya.
Menjadi Prioritas
Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, menjadi prioritas program bedah rumah yang dilakukan Dinas Perkimtan Kota Tangerang.
Menjadi prioritas program tersebut karena banyak rumah tidak layak huni (Rutilahu). Di antaranya di lingkungan RW 01 atau Kampung Gunung. “Disini masih banyak yang lingkungan rumahnya kumuh sehingga jadi prioritas untuk bedah rumah,” kata Muhamad Zuhri.
Menurutnya, untuk tahun ini ada 11 unit rumah yang dibedah lewat Dinas Perkimtan Kota Tangerang. Dari sejumlah itu semuanya akan selesai dibedah tahun ini.
Pihaknya berharap untuk wilayah Cipondoh kegiatan bedah rumah tahun depan dapat bertambah. Selain itu ada peningkatan anggaran bedah rumah untuk kualitas yang lebih baik.
Sementara, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Cipondoh, Adih Ismana, mengatakan program bedah rumah Pemkot Tangerang melalui Dinas Perkimtan Kota Tangerang tersebar di lingkungan RW 01, 03, 04, dan RW 10 Kelurahan Cipondoh. “Seluruhnya ada 11 titik rumah yang dibedah,” terangnya.
Dirinya mengharapkan program bedah rumah di Kelurahan Cipondoh dapat berjalan lancar. Sehingga warga bisa menempati rumahnya lebih nyaman dari tempat tinggal sebelumnya.(iwan)