MAKASSAR, Jagadbanten.id – Meutia Nuha Syafiqa, siswa SD Muhammadiyah 30 Poris Jaya, Kota Tangerang, Banten, berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII Makassar.
Meutia berhasil meraih medali emas untuk mata lomba Ismu in English tingkat SD/MI yang digelar di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 12 – 14 Februari 2026.

Keberhasilan Meutia dalam meraih medali emas tersebut membuat bangga orang tua, para guru, dan sekolah SD Muhammadiyah 30 Poris Jaya.
Selain itu teman-temannya pun turut gembira dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah setempat sangat mengapresiasi atas raihan prestasi tersebut.
Diketahui, OlympicAD adalah ajang kompetisi nasional antar siswa-siswi Muhammadiyah dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh Indonesia.

Meutia Nuha Syafiqa.(ist)
Ada 73 mata lomba dalam OlympicAD VIII Makassar tahun 2026. Mata lomba itu di antaranya Sains, Teknologi, Seni, Olahraga, Al-Quran, Ismu in Engglish, Ismu in Arabic, hingga inovasi pembelajaran.
Pada OlympicAD VIII Makassar tahun 2026 SD Muhammadiyah 30 Poris Jaya mengirimkan siswa-siswi terbaiknya untuk mengikuti lomba tersebut.
Adapun para siswa itu adalah Meutia Nuha Syafiqa untuk lomba ISMU in English, Candice Puan Pramesti untuk lomba Story Telling, Ibrahim Rafqi Heryanto untuk lomba Hifzil Qur’an, dan Gadiza Anindita untuk lomba English News Reading.
Kepala SD Muhammadiyah 30 Poris Jaya, Ustadzah Marlia Ulfah, S.E.I., mengaku senang dan bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya dalam Olimpiade Ahmad Dahlan di Makassar. “Alhamdulillah ini merupakan anugerah yang luar biasa, semoga bisa memotivasi anak- anak yang lain untuk mengukir prestasi sesuai bakat dan minat masing-masing” katanya.
Ustadzah Marlia mengungkapkan, meskipun sejumlah siswa belum semua meraih juara di ajang kompetisi tersebut, jangan berkecil hati tetap semangat untuk kedepannya.
Menurutnya, semoga bakat dan minat anak-anak semakin terasah lewat kegiatan itu serta bisa mengirimkan lebih banyak peserta dan juga prestasinya.
Dirinya mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak. Seperti dari Dikdasmen-PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cipondoh, orang tua murid, guru dan Tenaga Kependidikan SD Muhammadiyah 30 Poris Jaya.
Agar Jadi Inspirasi dan Motivasi Berkelanjutan
Ketua Majelis Dikdasmen-PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cipondoh, Dr. H. Rohadi, M.Pd., mengharapkan prestasi yang telah diraih siswa-siswi Muhammadiyah akan menjadi inspirasi dan motivasi berkelanjutan untuk meningkatkan prestasi. “Mudah-mudahan semuanya menjadi inspirasi dan motivasi putra-putri kita,” katanya.

Meutia berfoto bersama dengan kepala sekolah, para guru, dan siswa SD Muhammadiyah 30 Poris Jaya.(ist)
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada siswa-siwi, para guru dan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 30 Poris Jaya, Kepala SMP Muhammadiyah 4 Kota Tangerang, dan Kepala SMA Muhammadiyah 2 Kota Tangerang atas dedikasinya sehingga anak-anak meraih prestasi di ajang OlympicAD VIII Makassar.
Masuk 10 Besar OlympicAD VIII Makassar 2026
Dalam ajang OlympicAD VIII Makassar kontingen pelajar Muhammadiyah dari Provinsi Banten berhasil masuk 10 besar untuk raihan prestasi medali.
Hal itu menjadi prestasi yang luar biasa karena ada peningkatan. Pencapaian itu tak lepas dari kontribusi para pelajar Muhammadiyah yang berasal dari Kota Tangerang serta kota lainnya yang berada di Banten.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada para siswa-siswi Muhammadiyah dan pihak yang mendukung kegiatan ini,” kata H. Yusup, S.Pd. MM., Ketua Dikdasmen-PNF Muhammadiyah Kota Tangerang.(setia)





