TPA Cipeucang Longsor, DPRD Kota Tangerang Banyak Terima Aduan 

0 5
TANGERANG- Longsornya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangsel membuat sungai Cisadane tercemar. Itu lantaran banyak material sampah yang terbuang ke sungai tersebut
DPRD Kota Tangerang mengharapkan
Pemerintah Kota Tangerang dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup setempat segera mengecek kandungan air Sungai Cisadane yang tercemar akibat longsor nya gunungan sampah di TPA Cipeucang. “Segera atasi aliran sampah di sepanjang Sungai Cisadane,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto, selasa (26/5/20)
Menurutnya, menjelang Idul Fitri tepat nya sabtu (23/5) banyak pengaduan infomasi dari masyarakat, kemudian pihaknya memantau langsung ke beberapa titik lokasi Sungai Cisadane. Memang keadaannya sangat memprihatinkan dan harus secepat mungkin diatasi karena berpotensi mengganggu ekosistem di sungai tersebut dan juga kesehatan masyarakat Kota Tangerang
Ia mengatakan, Pemkot,Tangerang harus ada koordinasi dengan pihak Pemerintah Tangerang Selatan, dua walikota itu harus bertemu agar ada win -win solution dalam bentuk kinerja, tatakelola dan anggaran penanganan untuk melakukan penyekatan aliran sampah di hulu Sungai Cisadane dan pengangkutan sampah serta normalisasi sungai
Politisi Partai Gerindra itu menyayangkan lambannya penanganan, seharusnya beberapa jam setelah kejadian cepat diantisipasi.”Namun saya melihat kurangnya koordinasi dan tanggung jawab tugas pokok dan fungsi  dari tempat asal sampah itu dan minim nya reaksi antisipasi dari dinas yang terkait yaitu Pemerintah Kota Tangerang  sehingga sampah tersebut dapat mengalir mencemari Sungai Cisadane,” katanya.
“Sekarang sampah telah mencemari ekosistem sungai Cisadane dan tidak menutup kemungkinan banyak sampah yang sudah mengendap di dasar sungai, kita lihat apa sikap tanggung jawab Pemkot Tangerang Selatan untuk persoalan itu dan kita juga menuntut reaksi cepat Walikota Tangerang agar menggerakkan tata kelola kinerja dinas terkait untuk mengangkat semua sampah kiriman itu dan mengecek kadar air atas pencemaran akibat sampah tersebut, “tegasnya.
Turidi menambahkan, walikota harus turun ke lapangan agar secepat mungkin melakukan pengalihan atau penyekatan arus air yang membawa sampah dan tentu harus dilakukan juga pengerukan sungai karena dikhwatirkan adanya pengendapan matrial sampah didasar Sungai Cisadane
Wakil DPRD itu meminta, aliran Sungai Cisadane itu panjang selayaknya para camat, lurah, dan kepala dinas terkait mencari tahu solusi yang terbaik agar Sungai Cisadane kembali terlihat indah dan bebas dari pencemaran dari unsur apapun
Dalam hal ini, kata Turidi, tentu pihak Pemerintah Tangsel harus membantu alokasi anggaran sebagai bentuk tanggung jawab, yang jelas jangan tambah lagi kecemasan masyarakat atas kondisi Sungai Cisadane saat ini dalam menghadapi Pandemi Covid-19.(rls)
Loading...