Turidi  : Peringatan Hari Lahir Pancasila Perkuat Ideologi Negara

0 6

TANGERANG- Turidi Susanto menegaskan, peringatan Hari Kelahiran Pancasila merupakan komitmen ideologi Nasional setelah dikukuhkan secara konstitusional tanggal 18 Agustus 1945 pada sidang pertama PPKI. “Saya kira hari ini kita menegaskan komitmen dan tekad bahwa Pancasila sebagai ideologi negara harus kita pertahankan,” tandas Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Senin (1/6/2020)

“Tanggal 29 Mei 1945 pada sidang pertama BPUPKI, tokoh pendiri bangsa yang mengusulkan Rancangan Dasar Negara adalah Mr. Muhammad Yamin,” ucapnya.

Beliau menerangkan, waktu itu usulan rancangan Dasar Negara dibedakan menjadi dua yaitu rancangan Dasar Negara secara tertulis dan secara lisan atau tidak tertulis.

Pertama Secara Tertulis :

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kebangsaan persatuan Indonesia
  3. Rasa kemanusiaan yang adil dan

beradab

  1. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat

kebijaksanaan dalam

permusyawaratan/perwakilan

  1. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat

Indonesia

Kedua Secara Lisan :

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Sosial

“Pada tanggal 30 Mei 1945 pada sidang pertama BPUPKI salah satu dari tokoh pendiri bangsa mengusulkan rancangan dasar Negara yang tokoh tersebut bernama Mr Soepomo, “kata politisi dari Partai Gerindra itu kepada awak media ini.

Ia juga menerangkan, adapun isi dari Rancangan tersebut :

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir dan batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan Sosial

Kemudian kata Turidi, tanggal 30 Mei 1945 pada sidang pertama BPUPKI salah satu dari tokoh pendiri bangsa mengusulkan Rancangan Dasar Negara oleh tokoh bernama Mr Soepomo.

Rancangan tersebut berisikan:

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir dan batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan Sosial

“Pada tanggal 1 Juni 1945 merupakan hari yang bersejarah karena salah satu tokoh pendiri bangsa Soekarno mengusulkan rancangan Dasar Negara yang memberi nama Pancasila dan disetujui oleh anggota BPUPKI secara musyawarah atau mufakat.

Maka, Pada tanggal 1 Juni 1945 ditetapkan sebagai hari Kesaktian Pancasila.berdasarkan Sidang PPKI ke 1 menghasilkan :

  1. Menetapkan UUD 1945
  2. Memilih presiden dan wakil presiden
  3. Membentuk KNIP
  4. Mengesahkan PANCASILA.

Dirinya mengimbau, makna sila-sila dari Pancasila bagi kehidupan kita. Sehingga kita menjadi bangsa yang berketuhanan, kemanusiaan, bersatu, bermusyawarah, berkeadilan dengan berpegang teguh Pancasila,” papar nya

“Semua lapisan masyarakat dapat menerapkan Pancasila sebagai Dasar Negara dengan terus mengedepankan Rasa Gotong Royong sesama anak bangsa agar tercipta tatanan masyarakat yang adil dan beradab karena dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” tutup nya.(rls)

Loading...